Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n
Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n
Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n
Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n
\"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n
Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n
Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n
Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n
\"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n
Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n
Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n
\"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n
Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n
\"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n
Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n
Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n
Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n
\"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n
Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n
\"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n
Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n
Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n
Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n
Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n
\"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n
Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n
\"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n
Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n
Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n
Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n
\"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n
Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n
Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n
\"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n
Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n
Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n
\"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n
Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n
Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n
\"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
<\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
<\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
<\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
<\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Kegiatan ini merupakan Salah satu upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.<\/p>\n\n\n \u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
BARUBARA (Portibi DNP)<\/em><\/strong>: Bupati Batubara Zahir secara simbolis menyerahkan bantuan 15 ribu ekor benih ikan gurami telah diserahkan kepada kelompok peternak ikan di Desa Tanjung Seri Kec. Laut Tador Sabtu (16\/1).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini merupakan Salah satu upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.<\/p>\n\n\n \u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
BARUBARA (Portibi DNP)<\/em><\/strong>: Bupati Batubara Zahir secara simbolis menyerahkan bantuan 15 ribu ekor benih ikan gurami telah diserahkan kepada kelompok peternak ikan di Desa Tanjung Seri Kec. Laut Tador Sabtu (16\/1).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini merupakan Salah satu upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.<\/p>\n\n\n \u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
BARUBARA (Portibi DNP)<\/em><\/strong>: Bupati Batubara Zahir secara simbolis menyerahkan bantuan 15 ribu ekor benih ikan gurami telah diserahkan kepada kelompok peternak ikan di Desa Tanjung Seri Kec. Laut Tador Sabtu (16\/1).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini merupakan Salah satu upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.<\/p>\n\n\n \u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Turut hadir, Ketua KPU Sumut (mewakili), Walikota Binjai (mewakili), Ketua DPRD Kota Binjai (mewakili), Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto, Kajari Binjai, Ketua PWI Binjai, Dandim 0203\/LKT (mewakili), Kapolres Binjai (mewakili), Ketua KPU Kota Binjai, Zulfan Effendi, beserta seluruh Komisioner, BNN Kota Binjai, PT PLN (Persero), tokoh agama, tokoh masyarakat, pemantau pemilihan Jaringan Demokrasi, PPK dan PPS Kota Binjai, serta Media Center KPU Kota Binjai. Rel<\/p>\n\n\n BARUBARA (Portibi DNP)<\/em><\/strong>: Bupati Batubara Zahir secara simbolis menyerahkan bantuan 15 ribu ekor benih ikan gurami telah diserahkan kepada kelompok peternak ikan di Desa Tanjung Seri Kec. Laut Tador Sabtu (16\/1).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini merupakan Salah satu upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.<\/p>\n\n\n \u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\"Kami juga berterima kasih kepada Stake holder yang telah membantu dan ikut berpartisipasi dalam terlaksananya Pilkada Kota Binjai tahun 2020,\" ucapnya, seraya meminta maaf jika ada tindak tanduk yang tidak berkenan yang dilakukan oleh Komisioner KPU.<\/p>\n\n\n Turut hadir, Ketua KPU Sumut (mewakili), Walikota Binjai (mewakili), Ketua DPRD Kota Binjai (mewakili), Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto, Kajari Binjai, Ketua PWI Binjai, Dandim 0203\/LKT (mewakili), Kapolres Binjai (mewakili), Ketua KPU Kota Binjai, Zulfan Effendi, beserta seluruh Komisioner, BNN Kota Binjai, PT PLN (Persero), tokoh agama, tokoh masyarakat, pemantau pemilihan Jaringan Demokrasi, PPK dan PPS Kota Binjai, serta Media Center KPU Kota Binjai. Rel<\/p>\n\n\n BARUBARA (Portibi DNP)<\/em><\/strong>: Bupati Batubara Zahir secara simbolis menyerahkan bantuan 15 ribu ekor benih ikan gurami telah diserahkan kepada kelompok peternak ikan di Desa Tanjung Seri Kec. Laut Tador Sabtu (16\/1).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini merupakan Salah satu upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.<\/p>\n\n\n \u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
Pun begitu, Zulfan Effendi berharap, walau tidak ada Pesta Demokrasi Pilkada Binjai, ia berharap jalinan silaturahmi tetap selalu terjaga.<\/p>\n\n\n \"Kami juga berterima kasih kepada Stake holder yang telah membantu dan ikut berpartisipasi dalam terlaksananya Pilkada Kota Binjai tahun 2020,\" ucapnya, seraya meminta maaf jika ada tindak tanduk yang tidak berkenan yang dilakukan oleh Komisioner KPU.<\/p>\n\n\n Turut hadir, Ketua KPU Sumut (mewakili), Walikota Binjai (mewakili), Ketua DPRD Kota Binjai (mewakili), Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto, Kajari Binjai, Ketua PWI Binjai, Dandim 0203\/LKT (mewakili), Kapolres Binjai (mewakili), Ketua KPU Kota Binjai, Zulfan Effendi, beserta seluruh Komisioner, BNN Kota Binjai, PT PLN (Persero), tokoh agama, tokoh masyarakat, pemantau pemilihan Jaringan Demokrasi, PPK dan PPS Kota Binjai, serta Media Center KPU Kota Binjai. Rel<\/p>\n\n\n BARUBARA (Portibi DNP)<\/em><\/strong>: Bupati Batubara Zahir secara simbolis menyerahkan bantuan 15 ribu ekor benih ikan gurami telah diserahkan kepada kelompok peternak ikan di Desa Tanjung Seri Kec. Laut Tador Sabtu (16\/1).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini merupakan Salah satu upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.<\/p>\n\n\n \u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n\n\n LANGKAT (Portibi DNP<\/em><\/strong>): Pada Tahun 2020 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat membangun tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat.<\/p>\n\n\n Sayangnya, di tugu gerbang selamat datang simpang Bupati, Stabat, ornamen melayu tidak ada nampak.<\/p>\n\n\n Akibatnya, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat memasang spanduk di tugu tersebut.<\/p>\n\n\n Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa, Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat menolak gerbang selamat datang simpang Bupati Stabat hilangkan ornamen melayu sebagai jadi diri Kabupaten Langkat nan bertuah.<\/p>\n\n\n \"Dulu, dari masa ke masa Bupati Langkat, ornamen melayu selalu ada di tugu gerbang itu bang. Sekarang ornamen melayu yabg dulunya ada kini sudah ditiadakan bang. Dalam arti kata, perlahan tapi pasti Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin diduga sengaja mau menghilangkan melayu di Langkat ini,\" kata Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat, Tengku Chandra, kepada wartawan ketika bertemu di Sobat Caffe Stabat, baru-baru ini.<\/p>\n\n\n Ia pun meminta agar Bupati Langkat memperhatikan masyarakat melayu yang ada di Kabupaten Langkat.<\/p>\n\n\n \"Masyarakat melayu di Langkat ini sangat kental. Jadi, jangan lupakan kami masyarakat melayu yang ada di Langkat ini,\" ujarnya.<\/p>\n\n\n Soal pemasangan spanduk, bertuliskan, menolak gerbang selamat datang simpang bupati hilang ornamen melayu sebagai jati diri Kabupaten Langkat nan bertuah, oleh kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat, tepat di Tugu selamat datang Simpang Bupati, Stabat Langkat, Kadis Kominfo Langkat, H. Syahmadi, menjelaskan.<\/p>\n\n\n Kata Sahmadi, Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud untuk menghilangkan ornamen melayu disetiap pembangunan Kabupaten Langkat. Termasuk pada perehapan tugu selamat datang di simpang Bupati, Kota Stabat.<\/p>\n\n\n Hal ini, sesuai visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yakni menjadikan Langkat yang berbudaya.<\/p>\n\n\n \"Pemkab Langkat tidak pernah bermaksud menghilangkan ornamen melayu di bumi bertuah ini,\" katanya, seperti tertulis di situs podiumindonesia.com, pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.<\/p>\n\n\n Sahmadi menambahkan, Bupati juga secara langsung telah mengintruksikan kepada semua SKPD, bahwa simbul - simbul budaya jangan pernah dikurangi, sebaliknya, harus dilebihkan.<\/p>\n\n\n Sebab, Bupati sangat menghargai nilai budaya yang memiliki pesan mendalam dalam kehidupan.<\/p>\n\n\n \"Budaya itu, jangan dikurangi, tapi kalau di lebihkan boleh,\"sebut Kadis Kominfo, menyampaikan pesan Bupati.<\/p>\n\n\n Jadi terkait ornamen pada tugu, lanjut Syahmadi, sebelumnya telah diterangkan oleh Kadis PU Langkat, Subiyanto, saat Pemkab Langkat menggelar Konferensi Pers dengan PWI dan sejumlah wartawan Langkat lainnya, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11\/1\/2021) lalu.<\/p>\n\n\n Bahwa, saat ini baru pengerjaan tahap awal, jadi akan ada tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n \"Pembangunannya belum selesai, karena kekurangan anggaran. Sebab ditahun 2020, banyak anggaran yang di realokasikan untuk penanganan covid 19,\" terangnya.<\/p>\n\n\n Jadi pada 2021 ini, terang Syahmadi, akan dilanjutkan pengerjaannya oleh Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. <\/p>\n\n\n Yakni pemasangan ornamen melayu pada tugu selamat datang simpang Bupati. Bahkan, ornamen tersebut, juga akan dipasang sampai ke jalan Proklamasi.<\/p>\n\n\n \"Jadi semuanya telah direncanakan, diharapkan kepada masyarakat agar dapat memaklumi. Namun intinya, Pemkab Langkat tidak pernah berniat menghilangkan simbul - simbul budaya melayu di negeri bertuah ini,\" pungkasnya.(BP)<\/p>\n","post_title":"Kejuruan Seri Bija Diraja Stabat dan PB MBN Langkat Tolak Pembangunan Tugu Gerbang Selamat Datang Simpang Bupati Stabat","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kejuruan-seri-bija-diraja-stabat-dan-pb-mbn-langkat-tolak-pembangunan-tugu-gerbang-selamat-datang-simpang-bupati-stabat","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 05:10:30","post_modified_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10107","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":272},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"epic_block_3"};
\"Sesuai aturan, jika tidak ada pelanggaran atau sengketa, maka Badan Ad Hoc ini harus di bubarkan pada Bulan Januari ini,\" ungkapnya.<\/p>\n\n\n Pun begitu, Zulfan Effendi berharap, walau tidak ada Pesta Demokrasi Pilkada Binjai, ia berharap jalinan silaturahmi tetap selalu terjaga.<\/p>\n\n\n \"Kami juga berterima kasih kepada Stake holder yang telah membantu dan ikut berpartisipasi dalam terlaksananya Pilkada Kota Binjai tahun 2020,\" ucapnya, seraya meminta maaf jika ada tindak tanduk yang tidak berkenan yang dilakukan oleh Komisioner KPU.<\/p>\n\n\n Turut hadir, Ketua KPU Sumut (mewakili), Walikota Binjai (mewakili), Ketua DPRD Kota Binjai (mewakili), Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto, Kajari Binjai, Ketua PWI Binjai, Dandim 0203\/LKT (mewakili), Kapolres Binjai (mewakili), Ketua KPU Kota Binjai, Zulfan Effendi, beserta seluruh Komisioner, BNN Kota Binjai, PT PLN (Persero), tokoh agama, tokoh masyarakat, pemantau pemilihan Jaringan Demokrasi, PPK dan PPS Kota Binjai, serta Media Center KPU Kota Binjai. Rel<\/p>\n\n\n BARUBARA (Portibi DNP)<\/em><\/strong>: Bupati Batubara Zahir secara simbolis menyerahkan bantuan 15 ribu ekor benih ikan gurami telah diserahkan kepada kelompok peternak ikan di Desa Tanjung Seri Kec. Laut Tador Sabtu (16\/1).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini merupakan Salah satu upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di dalam Program Pemberdayaan Masyarakat.<\/p>\n\n\n \u201c Kelola lah ribuan bibit ikan ini berkembang dengan baik, agar hasilnya pun lebih baik dan terus kembangkan bagaimana membudidayakan dan beternak ikan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi dan informasi saat ini dan memanfaatkan wadah kelompok peternak untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah berkaitan dengan beternak ikan,\u201d ujar Zahir.rel\/P08<\/p>\n\n\n <\/p>\n","post_title":"Zahir Serahkan 15 Ribu Bibit Gurami Kepada Kelompok Peternak Ikan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"zahir-serahkan-15-bibit-gurami-kepada-kelompok-peternak-ikan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-16 13:33:01","post_modified_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10123","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10120,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 10:56:54","post_date_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content":"\n MEDAN (Portibi DNP): Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly mengunjungi Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Jumat (15\/01\/2021).<\/p>\n\n\n Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau kondisi lingkungan Perumahan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dan memastikan perumahan tersebut dalam kondisi layak huni demi kesejahteraan pegawai yang menempatinya. Perumahan yang berada ditanah seluas kurang lebih 5850 ha ini terdiri atas 23 rumah dan diperuntukkan untuk pegawai Imigrasi yang bekerja di Bandara Kualanamu.<\/p>\n\n\n \u201cIni adalah aset kita. Mohon gedung ini, untuk yang bagian atas dicek lagi. Saya rekomendasikan untuk pakai air bawah tanah dan disediakan genset. Dan petugas keamanan sudah bagus, jadi gak sembarang orang bisa masuk yah,\u201d ucap Yasonna didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Sutrisno, Kepala Divisi Administrasi, Betni Humiras Purba, Kepala Divisi Keimigrasian, Anggiat Napitupulu, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto.<\/p>\n\n\n Pada kesempatan ini juga, Yasonna dengan lembut menyapa pegawai beserta keluarga yang menempati rumah dinas. Mereka tampak antusias atas kunjungan ini.rel\/P08<\/p>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"KPUD Binjai Resmi Bubarkan Badan Ad Hoc Pemilihan Walikota 2020","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpud-binjai-resmi-bubarkan-badan-ad-hoc-pemilihan-walikota-2020","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-02-03 08:51:04","post_modified_gmt":"2021-02-03 08:51:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10731","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10123,"post_author":"2","post_date":"2021-01-16 13:33:01","post_date_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"KPUD Binjai Resmi Bubarkan Badan Ad Hoc Pemilihan Walikota 2020","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpud-binjai-resmi-bubarkan-badan-ad-hoc-pemilihan-walikota-2020","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-02-03 08:51:04","post_modified_gmt":"2021-02-03 08:51:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10731","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10123,"post_author":"2","post_date":"2021-01-16 13:33:01","post_date_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"KPUD Binjai Resmi Bubarkan Badan Ad Hoc Pemilihan Walikota 2020","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpud-binjai-resmi-bubarkan-badan-ad-hoc-pemilihan-walikota-2020","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-02-03 08:51:04","post_modified_gmt":"2021-02-03 08:51:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10731","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10123,"post_author":"2","post_date":"2021-01-16 13:33:01","post_date_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"KPUD Binjai Resmi Bubarkan Badan Ad Hoc Pemilihan Walikota 2020","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpud-binjai-resmi-bubarkan-badan-ad-hoc-pemilihan-walikota-2020","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-02-03 08:51:04","post_modified_gmt":"2021-02-03 08:51:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10731","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10123,"post_author":"2","post_date":"2021-01-16 13:33:01","post_date_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"KPUD Binjai Resmi Bubarkan Badan Ad Hoc Pemilihan Walikota 2020","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpud-binjai-resmi-bubarkan-badan-ad-hoc-pemilihan-walikota-2020","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-02-03 08:51:04","post_modified_gmt":"2021-02-03 08:51:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10731","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10123,"post_author":"2","post_date":"2021-01-16 13:33:01","post_date_gmt":"2021-01-16 13:33:01","post_content":"\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n
<\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n","post_title":"Yassona Inspeksi Perumahan Kantor Imigrasi Medan","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"yassona-inspeksi-perumahan-kantor-imigrasi-medan","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2021-01-15 10:56:54","post_modified_gmt":"2021-01-15 10:56:54","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/mediaportibi.com\/?p=10120","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":10107,"post_author":"2","post_date":"2021-01-15 05:10:30","post_date_gmt":"2021-01-15 05:10:30","post_content":"\n