Temuan BPK Ungkap Indikasi Penyimpangan Dana BOSP Disdik Sumut, Anggaran SMAN 1 Padang Tualang Ikut Disorot

 

​LANGKAT (Portibi DNP): Pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2025 di lingkungan Dinas Pendidikan Sumatera Utara menjadi sorotan.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Sumut Nomor: 93.B/T/LHP/DJPKN-V.MDN/PPD.01/05/2026 tertanggal 26 Mei 2026, auditor BPK menemukan indikasi pertanggungjawaban BOSP yang tidak sesuai dengan kondisi fisik di lapangan.

​Dalam laporan tersebut, BPK merinci sejumlah catatan terkait skema belanja sekolah:

​Pengadaan Barang: Pengadaan alat tulis kantor (ATK), alat kebersihan, alat olahraga, buku, hingga alat praktikum tercantum dalam laporan, namun diduga tidak ditemukan atau tidak sesuai dengan bukti transaksi saat uji petik.

​Tagihan Jasa dan Pemeliharaan: Pembiayaan tagihan daya dan jasa dinilai tidak didukung dokumen yang memadai. Pembayaran jasa tukang serta pemeliharaan sekolah diduga tidak sebanding dengan kondisi pekerjaan fisik.

​Honorarium ASN dan Pajak: BPK mencatat dugaan pembayaran honorarium kepada ASN yang telah menerima gaji dari APBD. Selain itu, pajak transaksi belanja BOSP yang telah dipotong diduga belum disetorkan secara tertib ke Kas Negara.

​Auditor BPK menilai kondisi tersebut terjadi akibat lemahnya pengawasan dari pimpinan instansi terkait.

Menanggapi temuan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Kepala Dinas Pendidikan menyatakan sependapat dengan laporan BPK dan berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi untuk menarik kelebihan pembayaran guna disetorkan kembali ke Kas Daerah.

​Meski nama SMAN 1 Padang Tualang tidak masuk dalam sampel uji petik langsung LHP BPK tersebut, alokasi dana BOSP yang diserap sekolah ini turut menarik perhatian publik.

​Berdasarkan LHP BPK Nomor: 93.A/T/LHP/DJPKN-V.MDN/PPD.01/05/2026, SMAN 1 Padang Tualang mencatatkan realisasi BOSP TA 2025 sebagai berikut:

​1. Rincian Realisasi Semester I T.A. 2025

​Total Penerimaan: Rp1.243.380.000 (Saldo Awal: Rp0 + Penerimaan Tahap II: Rp1.243.380.000)

​Belanja Operasi: Rp813.617.400

​Belanja Modal Peralatan & Mesin: Rp128.687.600

​Belanja Modal Aset Tetap Lainnya: Rp285.840.000

​Total Belanja: Rp1.228.145.000 (Saldo Akhir: Rp15.235.000 | PPN/PPh: Rp0)

​2. Rincian Realisasi Semester II T.A. 2025

​Total Penerimaan: Rp789.454.000 (Saldo Awal: Rp167.764.000 + Penerimaan Tahap II: Rp621.690.000)

​Belanja Operasi: Rp380.691.400

​Belanja Modal Peralatan & Mesin: Rp107.687.600

​Belanja Modal Aset Tetap Lainnya: Rp285.840.000

​Total Belanja Semester II: Rp774.219.000 (Saldo Akhir: Rp15.235.000)

​Wartawan telah berupaya mendatangi SMAN 1 Padang Tualang di Jalan Batang Serangan, Tanjung Putus, Kabupaten Langkat, pada Kamis (15/10/2026) untuk mengonfirmasi tata kelola pengadaan barang, pembayaran honorarium, dan perpajakan di sekolah tersebut.

Namun, Kepala Sekolah tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi lanjutan masih terus dilakukan guna memenuhi asas keberimbangan berita. (red/tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar