Kadis PUTR Langkat di Pukul Kontraktor, Diduga Masalah Fee Proyek

 

LANGKAT (Portibi DNP) : Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat, Khairul Azmi, diduga di pukul oleh salah seorang kontraktor berinisial MHN.

Pemukulan yang dilakukan MHN terhadap Kadis PUTR Langkat diduga terkait masalah fee proyek.

Kabar dugaan pemukulan yang dilakukan oleh MHN terhadap Kadis PUTR Langkat diunggah oleh akun media sosial Netizen Langkat.

Berikut tulisan yang tertulis pada akun media sosial Netizen Langkat.

Lagi-lagi terjadi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat. Khairul Azmi, Kadis PUTR Kabupaten Langkat diduga anak mainnya Bupati Langkat di pukul Oleh seorang kontraktor berinisial MHN.

Diduga Kadis menerima sejumlah uang dengan berjanji akan memberikan paket proyek.

Namun, Janji itu diduga tidak terpenuhi. Hal itu membuat sang kontraktor naik pitam.

Sederet kasus yang menimpa Kadis, namun tidak pernah tersentuh pihak penegak hukum.

Bahkan, BPK temukan 15 pekerjaan proyek senilai Rp114 miliar di Dinas PUTR Langkat kekurangan volume.

Lain lagi mengenai fee 15 persen yang harus disetor pihak kontraktor setiap mau mengerjakan suatu paket proyek.

Saat ini kondisi Kantor Dinas PUTR Langkat didatangi sebagian kontraktor Langkat, karena mereka resah tidak terakomodirnya merek sebagai putra daerah yang ingin ikut serta mendapat jatah proyek yang lebih dari 500 paket.

Namun, kebijakan sang Kadis ini begitu tidak menyentuh rasa keadilan dengan begitu banyak kontraktor dari wilayah luar yang mendapat jatah proyek tersebut.

Berdasarkan postingan tersebut, media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Kadis PUTR Langkat, Khairul Azmi, via pesan WhatsApp, Selasa (04/11/2025).

Sayangnya, hingga berita ini dimuat Kadis PUTR Langkat belum juga membalas pesan tersebut. (Red/Tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar