
Mandailing Natal ( Portibi DNP): Miris sekali dan juga sangat memprihatin
kan kejadian ini, sebab, ada Instansi terka it di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, mengeluarkan Surat Dinas yang isinya melakukan PENYETOPAN pelaksanaan pembangunan AMP ( Mesin Pemecah Batu dan Pengolahan Aspal ) yang tidak memiliki Izin dan Amdal dari Pemerintah Kabupaten.
Sehingga Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, di Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal mengeluarkan satu Surat Perintah Penyetopan Aktivitas Kegiatan Pekerjaan pembangunan AMP tersebut berdasarkan penelusuran yang dilakukan Portibi DNP di lapangan mendapat informasi dari sumber yang layak dipercaya bahwa, surat Penyetopan itu diberikan oleh Camat Lingga Bayu Syaipuddin S.Sos ke pihak Perusahaan namun entah kenapa,m Surat Penyetopan tersebut nampaknya tidak diindahkan oleh pihak Perusahaan PT. BINA MITRA INDO SEJAHTERA.
Hal ini terbukti dilapangan, se suai hasil investigasi Portibi Dnp, melihat dengan kasat mata bahwa, sampai berita ini di naikkan, aktivitas Perusahaan dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan AMP yang tidak memiliki Izin dan Amdal ini tetap beraktivitas seperti semula.
Dsr.H.Indra Sakti Nasution MM, mengatakan ke Portibi DNP bahwa, saya heran katanya dengan serius, apakah Instansi Perizinan ini tidak mengerti Tupoksi mereka sebagai pembantu Bupati. “ Apakah mereka
tidak menyadari, Surat Dinas Penyetopan yang mereka keluarkan tersebut dan tidak dilaksanakan pihak Perusahaan, yang tercoreng mukanya siapa ? sadarlah,” kata Indra Sakti.
Ditambahkannya, sebagai orang yang dipercayai oleh Bupati untuk memimpin satu Instansi di Pemerintahan tersebut, harus eksis da
lam menjalankan peraturan yang telah dibuat oleh Negara ini.
Janganlah seperti ini, ada Perusahaan yang berani mengabaikan Keputusan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Ketika Portibi DNP ingin melakukan konfirmasi ke Pimpinan pelaksanaan pekerjaan pembangunan AMP tersebut, Jimi, para Satpam yang bertugas mengatakan bapak Jimi tidak ada ditempat sedang ada pekerjaan di luar.**




















