Penggunaan Dana BOS di SMKN 2 Binjai

 

MEDAN (Portibi DNP) : Badan Periksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan (LK) Pemerintah Provinsi Sumut tahun 2025, bernomor : 93.A/T/LHP/DJPKN-V.MDN/PPD.01/05/2026.

Pada LHP, ada tercatat rekapitulasi realisasi penggunaan dana BOS Reguler tahun 2025 di SMKN 2 Binjai, Kota Binjai, Provinsi Sumut.

Berikut uraian rekapitulasi realisasi penggunaan dana BOS Reguler tahun anggaran 2025 di SMKN 2 Binjai yang dikutip pada LHP tersebut di atas.

NPSN : 10220314

Nama Sekolah : SMKN 2 Binjai

Penerimaan

Saldo Awal : Rp79.488

Penerimaan T2 : Rp2.249.090.512

Total Penerimaan : Rp2.249.170.000

Belanja

Belanja Operasi : Rp1.279.497.784

Belanja Modal Peralatan dan Mesin : Rp460.015.000

Belanja Modal Aset Tetap dan Lainnya : Rp494.954.500

Total Belanja : Rp2.234.467.284

Saldo Akhir : Rp14.702.716

Pengembalian : Rp-

PPN : Rp-

PPh : Rp-

Saldo Akhir : Rp14.702.716

Keterangan : –

Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOS Reguler Semester II Tahun Anggaran 2025 di SMKN 2 Binjai

NPSN : 10220314

Nama Sekolah : SMKN 2 Binjai

Penerimaan

Saldo Awal : Rp75.271.532

Penerimaan T2 : Rp1.124.505.512

Total Penerimaan : Rp1.199.777.044

Belanja

Belanja Operasi : Rp581.834.828

Belanja Modal Peralatan dan Mesin : Rp350.130.000

Belanja Modal Aset Tetap dan Lainnya : Rp253.109.500

Total Belanja : Rp1.185.074.328

Saldo Akhir : Rp14.702.716

Pengembalian : Rp-

Saldo Akhir : Rp-

Keterangan : –

Penggunaan dana BOS tahun 2025 di SMKN 2 Binjai dikutip dari aplikasi/website yang dikelola oleh KPK dan terhubung dengan server Kemdikbud.

Tahap I

Jumlah dana yang diterima sekolah :

Rp1.124.585.000

Jumlah siswa penerima :

1397

Tanggal pencairan :

22 Januari 2025

Rincian Penggunaan

Penerimaan peserta didik baru :

Rp3.254.000

Pengembangan perpustakaan :

Rp241.845.000

Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler :

Rp0

Kegiatan assesmen/evaluasi pembelajaran :

Rp55.609.900

Administrasi kegiatan sekolah :

Rp248.345.400

Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan :

Rp0

Langganan daya dan jasa :

Rp39.875.256

Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah :

Rp121.360.000

Penyediaan alat multi media pembelajaran :

Rp61.000.000

Penyelenggaraan bursa khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama :

Rp89.823.400

pembayaran honor :

Rp188.280.000

Total Dana :

Rp1.049.392.956

Tahap II

Jumlah dana yang diterima sekolah :

Rp1.124.505.512

Jumlah siswa penerima :

1397

Tanggal pencairan :

17 September 2025

Rincian Penggunaan

Penerimaan peserta didik baru :

Rp0

Pengembangan perpustakaan :

Rp253.109.500

Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler :

Rp11.200.000

Kegiatan assesmen/evaluasi pembelajaran :

Rp31.571.050

Administrasi kegiatan sekolah :

Rp184.384.000

Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan :

Rp10.997.022

Langganan daya dan jasa :

Rp54.555.256

Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah :

Rp320.297.500

Penyediaan alat multi media pembelajaran :

Rp89.550.000

Penyelenggaraan bursa khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama :

Rp52.650.000

pembayaran honor :

Rp176.760.000

Total Dana :

Rp1.185.074.328

Sampai berita ini diturunkan, redaksi mengambil sumber sepenuhnya dari rilis LHP BPK dan dari salah satu aplikasi/website dikelola oleh KPK yang bersifat terbuka untuk umum sebagai bagian dari transparansi informasi publik.

Media online portibi.id menyediakan ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak sekolah maupun pihak yang ada di pemberitaan ini.(red/tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar