MEDAN (Portibi DNP) : Berdasarkan data yang dihimpun media online portibi.id, pada tahun 2021 lalu diduga ada kegiatan eksternal yang dilakukan oleh SMK Binjai dan Kabupaten Langkat, Cabang Dinas Pendidikan Stabat.
Apa saja itu, yuk kita lihat. Ada pun tema kegiatannya adalah, PROSES/ISI/GTK, dengan sasaran Siswa/Guru/Kepala Sekolah. Kegiatan tersebut pun dibagi lagi menjadi Standar Kompetensi, A.Standar Isi, Program Bimbingan dan Pelatihan (Bimlat) pengelolaan kurikulum, Sub Program dokumen 1, Nama Kegiatan Bimlat Pengelolaan Kurikulum Bagi Tim Penjamin Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) Penyusunan Dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) (1 orang tiap sekolah, red).
Pembiayaan yang dibutuhkan untuk kegiatan itu adalah, untuk narasumber (6JP) dengan volume 4 orang/kegiatan sebesar Rp.600.000 x 4 orang = Rp.2.400.000, transport narasumber dengan volume 4 hk sebesar Rp.200.000 x 4 orang = Rp.800.000, konsumsi narasumber dengan volume 4 ok sebesar Rp.55.000 x 4 orang = Rp.220.000, transport panitia dengan volume 6 ok sebesar Rp.100.000 x 6 orang = Rp.600.000, transportasi peserta (2 hk) dengan volume 90 ok sebesar Rp.120.000 x 90 orang = Rp.10.800.000, konsumsi peserta + panitia dengan volume 90 ok sebesar Rp.55.000 x 90 orang = Rp.4.950.000 dan ATK dengan volume 90 ok sebesar Rp.15.000 x 90 orang = Rp.1.350.000, dengan total biaya sebesar Rp.21.120.000.
Kemudian, ada biaya/peserta/sekolah sebesar Rp.234.667, dimana peserta merupakan semua guru mapel yang dilaksanakan di Pegnasos Stabat pada bulan Juli 2021, dengan sumber pembiayaan diambil dari BOS Reguler.
Lalu, apakah benar kegiatan di atas merupakan salah satu kegiatan eksternal yang dilaksanakan oleh SMK Binjai dan Kabupaten Langkat, Cabang Dinas Pendidikan Stabat pada tahun 2021 lalu?. Sayangnya, hingga berita ini dimuat, media online portibi.id belum mendapat keterangan resmi dari pihak mana pun, baik itu dari Cabang Dinas Pendidikan Stabat atau lainnya. (BP)


















