PDIP Labura Desak Gibran Mundur, Soroti Etika dan Moral

 

LABURA(Portibi DNP) : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Labuhanbatu Utara secara terbuka mendesak Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mundur dari jabatannya. Gibran diminta mengambil langkah terhormat tanpa harus menunggu desakan pemakzulan.

Desakan politik itu disampaikan Ketua DPC PDIP Labura, dr. Poaradda Nababan, di hadapan anggota DPRD, pengurus, dan kader partai dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Waterpark Pasirma, Aek Kanopan, Rabu (28/10/2026).

Poaradda menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 terkait persoalan bukti pendidikan Gibran. Atas dasar itu, PDIP Labura meminta Gibran menunjukkan sikap etis dan bermoral dengan mengundurkan diri secara terhormat.

“Sebelum nanti kelompok massa mengusulkan pemakzulan, saran kami dari DPC PDIP Labura, sebaiknya Saudara Gibran Rakabuming Raka secepatnya mundur,” tegas Poaradda, mantan Ketua Komisi C DPRD Sumatera Utara.

Sikap serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Labura yang juga Ketua PAC PDIP Kualuh Hulu, Enduard Silver Sitorus. Ia meminta Gibran mengundurkan diri secara terhormat daripada menunggu proses pemakzulan.

Pernyataan tersebut menjadi sikap politik terbuka DPC PDIP Labura terhadap posisi Gibran sebagai Wakil Presiden RI.

Di sisi lain, DPC PDIP Labura juga menggelar kegiatan berenang gratis bagi masyarakat Labura dan wilayah perbatasan Kabupaten Asahan di Waterpark Pasirma. Kegiatan ini ditujukan bagi masyarakat berusia 16–30 tahun dengan syarat mengenakan pakaian berwarna merah muda atau pink. (renz)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar