Reses di Labura, Martin Manurung Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol

 

LABURA(Portibi DNP) : Anggota DPR RI Martin Manurung mengingatkan masyarakat tentang bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Aula Hotel Anugrah, Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa (20/10).

Dalam kegiatan tersebut, Martin hadir bersama sejumlah pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di antaranya Lydia Fabiola Manurung dari Departemen Sekretariat Dewan Komisioner dan Hubungan Kelembagaan OJK RI, serta Reza Leonhard Osenta Mayda, Asisten Direktur OJK Sumatera Utara.

Di hadapan ratusan masyarakat yang hadir, Martin menegaskan bahwa judi online memiliki daya rusak yang luar biasa. Selain mengancam masa depan generasi muda, praktik tersebut juga dapat memicu kehancuran rumah tangga.

“Judi online ini sudah sampai pada titik yang sangat mengkhawatirkan. Dampaknya sangat merusak masa depan generasi muda bangsa ini. Saya ingatkan kepada semua yang hadir agar jangan sekali-kali mencoba bermain judi online. Sayangi keluarga dan anak-anak kita” tegas Martin.

Ia menyebutkan, berdasarkan data pemerintah yang disampaikannya, transaksi judi online di Indonesia telah mencapai Rp300 triliun. Bahkan, sejumlah rekening penerima bantuan sosial telah dibekukan setelah terdeteksi terhubung dengan aktivitas judi online.

Menurut Martin, judi online kini telah menyasar berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, ia mengimbau para orang tua agar bersikap tegas dalam mengawasi anak-anak supaya tidak terjerumus dalam praktik perjudian tersebut.

Selain judi online, Martin juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran pinjaman dari platform pinjaman online ilegal. Ia menilai, jeratan pinjaman ilegal dapat menimbulkan kerugian dan persoalan keuangan bagi masyarakat di kemudian hari.

Usai menyampaikan edukasi mengenai bahaya judi online dan pinjaman online ilegal, kegiatan reses yang dipandu Koordinator Kabupaten Martin Manurung Center (MMC) Labura, Jaka Fernando Simarmata, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) secara simbolis kepada ratusan pelajar serta bantuan peralatan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (renz)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar