MEDAN(Portibi DNP) : Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar aksi damai di depan Mapolda Sumatera Utara dengan tema “Kapolrestabes Medan Stop Pencitraan!!!”
Aksi ini menyoroti situasi keamanan di Kota Medan yang menurut penilaian DPD PDI Sumut masih jauh dari kata aman.
Ketua DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Paulus Peringatan Gulo, dalam keterangan persnya menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Kota Medan saat ini.
“Kapolrestabes Medan berhentilah untuk pencitraan dan mulailah serius melakukan kerja untuk masyarakat Kota Medan. Masyarakat Medan tidak butuh hal-hal itu, tapi masyarakat masih selalu waspada dengan masalah kriminalitas di Kota Medan yang masih tinggi,” ujar Paulus.
Menurutnya, fokus kerja kepolisian seharusnya pada persoalan riil yang dirasakan warga, bukan pada konten media sosial.
“Narkoba merajalela, begal masih mengintai, tawuran yang setiap minggu pasti terjadi. Ini yang harusnya jadi prioritas. Masyarakat Kota Medan muak dengan kondisi ini,” lanjutnya.
DPD PDI Sumut menilai sudah saatnya Polda Sumut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Polrestabes Medan.
Paulus menegaskan bahwa pihaknya meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolrestabes Medan agar bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).
> “Jika tidak ada perubahan nyata di lapangan, maka Kapolrestabes Medan layak untuk diganti dengan sosok yang lebih baik dan mampu menjawab keresahan masyarakat Medan,” tegas Paulus Peringatan Gulo.
Dalam rilis ini, DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara secara resmi mengultimatum Polda Sumatera Utara.
“Saat berita ini ditayangkan, DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara mengultimatum POLDA SUMUT untuk bersikap dengan tenggat waktu 3×24 jam. Jika tidak ada tindakan evaluasi, kami akan kembali dengan Aksi Jilid III dengan skala massa yang lebih besar,” tutupnya.**
























