MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Tia Ayu Anggraini S.Kom. MH menilai, anggaran sering kali menjadi masalah kesejahteraan guru
Selain itu, kasus perlindungan siswa dan miskomunikasi antar pihak sekolah dengan orangtua, serta kasus anak putus sekolah yang penangannya dianggap kurang terukur.
Isu anggaran sering terkait dengan pemotongan TPP dan perubahan kebijakan yang menyebabkan guru tidak menerima tunjangan sesuai harapan.
“Ketiga persoalan ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Medan,”kata Tia Ayu Anggraini, Selasa, (2/12/2025).
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan ini berharap kepada Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk dapat memperbanyak pendirian Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negri di setiap kecamatan.
Mengingat jumlah sekolah dasar (SD) Negri di Kota Medan cukup banyak, dan PPBD Online jalur zonasi yang menerima peserta didik melalui jarak rumah dengan sekolah juga melebihi batas jarak yang ditentukan.
Sehingga banyak siswa yang tidak bisa masuk SMP Negri meski jarak tempuh rumahnya dengan sekolah masih dalam lingkaran zonasi, dengan alasan kuota sudah penuh.P06




















