Telan Anggaran Sekitar 9 Miliar, Bangunan Kios Cenderamata dan Kios Kuliner di Pantai Ladeha Dinilai Pemborosan

 

Nias Selatan(Portibi DNP) Proyek pembangunan kios cenderamata dan kios kuliner di kawasan Pantai Ladeha, Desa Lolomoyo, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, menjadi sorotan publik. Proyek yang menghabiskan anggaran sekitar Rp9 miliar (Sembilan Miliar Rupiah) tersebut dinilai oleh sejumlah pihak sebagai bentuk pemborosan karena manfaatnya dipertanyakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek dengan anggaran sangat fantastik tersebut dibangun melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Selatan pada Tahun 2021 silam dengan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nias Selatan.

Penelusuran Awak media belum lama ini di lapangan, jalan menuju lokasi bangunan tersebut sangat ekstrim, rusak parah dan sulit dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Bangunannya terlihat mulai rusak, pintu sorong sudah berkarat dan mulai dililit rumput. Bangunan dari uang Negara itupun kini ibarat rumah hantu di tengah hutan.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media ini berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Selatan, Anggreani Dachi, SP., M.Si., melalui pesan WhatsApp pribadinya pada Senin, 27 Juli 2026, sekitar pukul 14.31 WIB.

Dalam konfirmasi tersebut, awak media mengajukan beberapa pertanyaan, antara lain:

1.Bagaimana perkembangan atau hasil pembangunan kios cenderamata dan kios kuliner di Pantai Ladeha tersebut?

2.Apa yang menjadi dasar atau pertimbangan Dinas Pariwisata membangun kios tersebut di lokasi tersebut?

3.Siapa pihak yang menyusun perencanaan proyek pembangunan tersebut?

Namun, hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Selatan belum memberikan tanggapan atau jawaban atas pertanyaan yang telah disampaikan awak media ini melalui pesan WhatsApp. (SW)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar