MEDAN (Portibi DNP) : Wahidin Cup Basketball Tournamen 2025 secara resmi ditutup, Selasa (16/9/2025). Dari even ini diharapkan akan lahir altet-atlet kebanggaan Kota Medan,
Pesan tersebut Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan Aswindy Fachrizal SE melalui Sekretaris Umum (Sekum) Helty Sosilo SE saat hadir di penutupan Tournamen Basketball tersebut.
Dari Tournamen ini tim putra dan putri SMA Methodist 2 Medan masing-masing sukses keluar sebagai juara di tiga kategori yakni SMA Putri, SMA Putra dan SMA Putra Divisi 1.
Pada partai final Tim SMA Methodist 2 putri berhasil mengalahkan SMA Wahidin. Sementara di kategori SMA Putra, SMA Methodist 2 sukses menumbangkan Sutomo 1. Kemudian di SMA Putra Divisi 1, SMA Methodist 2 kembali menaklukkan SMA Sutomo 1.
Hasil Tournamen ini pun mendapat apresiasi dari Ketum KONI Medan Aswindy Fachrizal melalui Sekum Helty Susilo.
Ia menyampaikan KONI Medan Medan sangat bangga melihat kejuaraan ini, karena menyajikan pertandingan yang sangat menarik. Terutama di pertandingan final yang berlangsung sengit dengan sportivitas yang tinggi.
“Kami KONI Kota Medan mengapresiasi kejuaraan yang sangat luar biasa ini,” ucap Helty Susilo didampingi Wakil Bendahara Umum IV KONI Medan Siegfried ketika menutup kejuaraan tersebut.
Helty berharap seluruh peserta pada kejuaraan ini bisa terus mengembangkan diri, sehingga bisa menjadi kebanggaan kota Medan.
Apalagi, dalam waktu dekat Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XV Tahun 2025 akan segera digelar, dengan mempertandingkan 314 pebasket se-Kota Medan. Diharapkan seluruh peserta pada kejuaraan ini bisa ikut andil dalam Porkot nantinya.
“Bagi yang menang jangan jumawa, dan bagi yang belum beruntung terus mengasah diri. Sebentar lagi ada pertandingan Porkot. Jadi saya harap kepada adik-adik berlatih lah dan terus berlatih untuk meraih prestasi terbaik kedepannya,” ucapnya.
Sementara itu, Pelatih tim SMA Methodist 2 Medan, Jenny merasa sangat bersyukur timnya bisa memborong 3 piala sekaligus.
“Pastinya kita sangat puas, karena persiapan sebelum kejuaraan ini memang sangat luar biasa, karena banyak yang harus kita persiapkan,” ungkap Jenny.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, menjadi gambaran awal tim Methodist 2 Medan sebelum turun di DBL tahun 2026 mendatang.
“Kurang lebih tim DBL, tapi pasti ada yang masih di ubah, karena disini ada divisi 1 dan 2 jadi ada adjustment penyesuaian lagi,” ungkapnya.
Untuk itu, ia berharap kedepannya seluruh pebasketnya bisa terus bekerja keras mempersiapkan diri menatap DBL tahun 2026. Apalagi, timnya memiliki beban berat mempertahankan gelar juara bertahan di kategori putra-putri DBL.
“Wow luar biasa pastinya, sudah mati-matian dan berusaha. Yang pastinya anak-anak harus bisa mempertahankan (gelar juara), karena mempertahankan lebih susah dari merebut,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Perbasi Sumut, Hartono mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan yang berlangsung sejak 23 Agustus sampai 16 September 2025 tersebut.
“Sangat luar biasa dari Wahidin setiap tahun menyelenggarakan pertandingan untuk anak-anak KU (Kelompok Umur) sekolah, mudah-mudahan kedepannya sukses acara ini,” ucapnya.
Ia berharap event ini bisa menjadi wadah dalam melahirkan bakat-bakat basket di Sumatera Utara. Sehingga, olahraga basket di Sumut bisa terus berprestasi di tingkat Nasional maupun Internasional.
“Ya mudah-mudahan bisa semakin berkembang, dan semakin hari semakin banyak pesertanya, dan semakin banyak anak-anak sekolah yang cara bermainnya berkembang,” pungkasnya.P06


















