BINJAI (Portibi DNP) : Satres Narkoba Polres Binjai Gerebek Sarang Narkoba (GSN) serta melakukan upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada 2 (dua) lokasi di Kecamatan Binjai timur dan Binjai Utara, Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara, kemarin
Lokasi pertama, Jalan Benih, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.
“Di saat tim melakukan penggrebekan di TKP, tim menemukan 3 (tiga) orang laki-laki dengan inisial SU als Bela (41), DS (34), MR (41),” kata Kapolres Binjai, AKBP Bambang C. Utomo, S.H., S.I.K., M.Si, melalui Kasat Narkoba AKP Syamsul Bahri, SE, MH.
Menurutnya, dari TKP tersebut Satres Narkoba Polres Binjai menemukan barang bukti berupa 4 buah alat hisap sabu/ bong, 2 bungkus plastik klip kosong, 5 buah mancis, 5 buah kaca pirek, 7 buah pipet skop.
Sedangkan di lokasi kedua, Jalan Cut Nyak Dhien, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, saat petugas melakukan penggrebekan di TKP didapati 2 (dua) orang dengan inisial SN (44) dan TI (39).
Dari TKP tersebut ditemukan barang bukti oleh tim berupa : 4 buah alat hisap sabu/ bong, 3 bungkus plastik klip kosong, 3 buah mancis, 4 buah kaca pirek dan 4 buah pipet skop.
Masih menurutnya, selesai dilakukan penggrebekan, kemudian tim membongkar dan merobohkan terhadap kedua barak tersebut sehingga rata dengan tanah.
Dari informasi yang di dapat, pengrebekan dua lokasi tersebut dipimpin langsung oleh kasat narkoba AKP Syamsul Bahri, SE., MH., bersama Kaurbin Ops Ipda Alex P. Pasaribu, SH, Kanit I Iptu Budi Santoso, SH, MH, Kanit II Ipda Eddy Supratman, SH, beserta 15 personil satres narkoba polres Binjai.
Terhadap kelima terduga SU als Bela (41), DS (34), MR (41). SN (44) dan TI (39) beserta barang bukti diboyong ke satres narkoba untuk dilakukan proses pemeriksaan. Kemudian dilakukan test urine dan kelima orang tersebut dinyatakan positif (met/sabu).
“Dan rencana tindak lanjut terhadap kelima orang tersebut akan kita serahkan ke BNNK binjai guna dilakukan assesment medis serta dilakukan rehabilitasi, mengingat terduga pada saat diamankan tidak ditemukan BB narkotika,” ungkap AKP Samsul Bahri.
Ia menjelaskan bahwa, informasi penggerebekan diperoleh dari masyarakat yang mengabarkan tentang adanya barak narkoba di lokasi dan sinyalir sebagai tempat penyalahgunaan narkoba. (Ril)
















