Reses di Medan Timur, H. Doli Indra Rangkuti SE Minta Lurah dan Kepling Sahuti Keluhan Masyarakat

 

MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Doli Indra Rangkuti SE minta lurah dan Kepala Lingkungan (Kepling) meningkatkan pelayanan di masyarakat dengan menyahuti setiap keluhan masyarakat.

Sebab sampai hari ini banyak masyarakat yang mengeluh karena tidak mendapat bantuan, banyak warga miskin dan layak mendapat bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan lainnya justeru tidak mendapatkannya.

Penegasan ini disampaikanya dihadapan ratusan masyarakat saat  reses V masa sidang II tahun sidang 2025-2026 di Jalan Perwira II Gang Sri Rezeki Linkungan IX Kelularah Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur, Minggu (22/2/2026).

“Tolong dipermudah segala urusan masyarakat terutama menyangkut bantuan sosial, Lurah dan Kepling harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya tanpa ada kesan diskriminasi,”ungkapnya.

Legislator daerah pemilihan (Dapil) III meliputi kecamatan Medan Tembung, Medan Timur, Medan Perjuangan dan Medan Deli ini mengungkapkan, kehadirannya ditengah-tengah masyarakat untuk mendengar langsung keluhan konstituennya, sekaligus ingin mengetahui sejauhmana pelayanan yang diberikan pemerintah kota (Pemko) terhadap warganya.

Sebab kata Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Medan ini, reses merupakan monentum bagi anggota dewan untuk turun di dapil masing-masing guna menjaring aspirasi

“Jadi saya hadir di sini untuk mendengarkan langsung keluhan bapak-ibu sekalian, silakan sampaikan apa yang menjadi keluhan, atau dapat juga ditulis dilembar aspirasi yang telah kami siapkan,” ujar Doli.

Sebelumnya Lurah Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur Yudha Harianto mengucapkan terimakasih atas kehadiran anggota DPRD Medan H. Doli Indra Rangkuti SE di Kelurahannya tersebut dalam kegiatan  reses V masa sidang II tahun sidang 2025-2026.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi kebaikan bagi kita semua warga Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur,” ujar Yudha.

Dikatakan Yudha, persoalan yang paling krusial di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel adalah banjir, karena kawasan ini merupakan penampungan air, atau yang disebut dengan kuali.

“Air dari Kelurahan Pulo Brayan Darat II dan Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru tumpahnya disini,” ujar Yudha.

Untuk itu ia mengajak kepada warga  Pulo Brayan Bengkel agar tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga mengajak warganya agar tetap menjaga kebersihan.

“Mari sama-sama kita menjaga kebesihan, jangan membuang sampah sembarangan terutama di parit dan drainase, sebab kebersihan sebagian dari iman, jangan tanya iman kita kalau tidak peduli dengan lingkungan,”ungkap Yudha.

Sementara itu Nana mempertanyakan sejauhmana realisasi bantuan sosial seperti PKH kepada warga tidak mampu.

Sebab janda beranak satu yang tinggal Jalan Perwira II Kelularah Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur mengaku tidak pernah mendapat jenis bantuan apapun dari pemerintah.

“Sejak suami masih hidup sampai sekarang sudah meninggal, saya tidak pernah mendapat bantuan,”ujarnya seraya minta kepada pihak kelurahan memperhatikannya.

Menyikapi keluhan tersebut, anggota dewan yang duduk di Komisi III ini minta lurah dan kepling untuk dapat membantunya.

Sebelumnya H.Doli Indra Rangkuti SE juga menggelar kegiatan serupa di Jalan Letda Sujono Gang Cempaka Kelurahan Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung Sabtu (21/2/2026).

Dilanjutkan di Jalan Ampera VII Kelurahan Glugur Darat II Kecamatan Medan Timur Minggu (22/2/2026), serta di Jalan Mangaan 4 Lingkungan 2 – Rahayu Timur Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli, juga Minggu (22/2/2026).P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar