LANGKAT (Portibi DNP) : Persoalan tanah terlantar, kelebihan lahan hingga sengketa pertanahan menjadi perhatian serius Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Langkat. Untuk memperkuat langkah penyelesaian, Pansus melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Batu Bara, Senin (11/5/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Pansus Drs. Pimanta Ginting bersama anggota Edi Bahagia, S.IP, Meja Sembiring, Joni Sitepu, dan Zulkarnain, S.E.
Mengutip pemberitaan yang ada di sumutpos.com, kehadiran rombongan disambut langsung Kepala Kantor BPN Batu Bara Richard Immanuel L. Tobing, S.H., LLM.
Turut mendampingi dalam pertemuan itu, Koordinator Urusan Tata Usaha Nengsi Diana Pakpahan, A.Md., S.E, Koordinator Urusan Penetapan Hak dan Pendaftaran Harun Wijaya Pane, S.E, serta Koordinator Urusan Pengadaan Tanah dan Pengembangan Rika Sandhora, S.H.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan agraria dibahas secara mendalam, mulai dari dugaan kelebihan hak guna lahan, tanah terlantar yang belum dimanfaatkan secara optimal, hingga sejumlah lahan bermasalah yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.
Kepala Kantor BPN Batu Bara Richard Immanuel L. Tobing menegaskan, koordinasi lintas lembaga menjadi langkah penting agar persoalan pertanahan dapat diselesaikan secara tepat, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Diharapkan melalui koordinasi ini dapat terjalin sinergi yang baik dalam penyelesaian permasalahan pertanahan secara tepat dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut juga menjadi bagian dari upaya DPRD Langkat dalam menggali referensi dan memperkuat pengawasan terhadap tata kelola pertanahan, khususnya terkait pemanfaatan lahan yang dinilai belum berjalan optimal. (red)




















