Ketua PW Muhammadiyah Sumut Sayangkan Tim Edy Sebut Bintang 1 Cawe-Cawe di Pilgubsu

MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut) menyayangkan pernyataan Tim Edy Rahmayadi yang menuding jenderal bintang satu ikut cawe-cawe di Pilgub Sumut.

Pernyataan itu dinilainya hanya mengada-ada dengan harapan bisa mendapat dukungan dan simpatik dari masyarakat. Apalagi di Sumut ada jenderal bintang 2 yang memiliki tongkat komando.

“Jelas terlihat pernyataan itu hanya playing victim untuk mendapatkan simpatik masyarakat. Tidak ada bukti yang disampaikan, hanya pernyataan tuduhan. Ini gaya berpolitik recehan,” tegas Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut Syarif Lubis kemaren.

Menurutnya, Pilkada di Sumut ini harusnya diwarnai dengan ide dan gagasan dari para kompetitor. Bukan saling fitnah, menuduh tanpa bukti.

Ditegaskan, masyarakat sangat dirugikan dengan cara berpolitik yang dipertontonkan Edy dan timnya ini, karena menurutnya sama sekali tidak mengandung edukasi yang baik.

“Kita masyarakat Sumut sangat dirugikan dengan cara berpolitik Edy-Hasan dan timnya ini. Karena yang banyak dipertontokan dipublik adalah kebencian, fitnah, dan lain sebagainya. Ini bukan karakter masyarakat Sumut,” kesalnya.

Lebih jauh Syarif mengajak seluruh calon kepala daerah baik Sumut maupun Kabupaten/Kota agar tidak berpolitik dengan kebencian, adu domba bahkan saling fitnah.

“Baik Pak Edy, Bobby dan semua calon kepala daerah sebaiknya berkampanye sambil memberikan edukasi politik yang baik kepada masyarakat umum. Jangan malah jadi sumber kekisruhan,” tutup Syarif Lubis.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar