Diduga Ada Korupsi Dana BLT, DPP LPK Kirim Surat Somasi ke SMPN 5 Stabat

 

 

LANGKAT (Portibi DNP) : Terkait adanya dugaan korupsi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberantasan Korupsi (DPP LPK) mengirimkan surat somasi kepada pihak SMPN 5 Stabat.

Hal itu dibenarkan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPN LPK, Norman Ginting SE, Selasa (25/02/2025).

Menurut Norman, surat dikirimkan pada tanggal 19 Februari 2025. Isi surat, mempertanyakan tentang BLT yang diberikan oleh pemerintah di SMPN 5 Stabat melalui tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) yang dikelola oleh Bank dan perusahaan di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Berdasarkan data yang kami himpun, diduga siswa hanya menerima satu kali bantuan dalam setahun. Sementara, berdasarkan peraturan, BLT sekolah dicairkan empat kali dalam setahun. Yaitu, pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, dengan jumlah sebesar Rp1.500.000/tahun,” katanya.

Baca: Orang Tua Siswa Penerima Dana PIP SMAN 1 Stabat Kecewa, Dana PIP Tahun 2024 Batal Diterima

Norman menjelaskan, jika dalam waktu dekat ini pihak SMPN 5 Stabat tidak juga memberikan jawaban atau balasan atas surat somasi tersebut, maka DPP LPK berencana akan melaporkan hal ini kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) karena diduga melanggar Undang-undang Tindak Pidana Korupsi No.31 tahun 1999 yang dirubah dengan No.20 tahun 2001 jg atas perubahan No. 19 Tahun 2019 pasal 3.juga KUHAP Pasal 55 ayat 1 ke 1 dan pasal 372 dan 374 KUHAP.

” Saat ini, DPP LPK masih menunggu jawaban atas surat somasi tersebut,” katanya mengakhiri. (Tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

 

Terkini

Paling Banyak Komentar