MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan, Aswindy Fachrizal, SE optimis Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Medan akan menjadi barometer prestasi Sumatera Utara (Sumut).
Hal ini dikatakannya saat menghadiri pelantikan pengurus kota (Pengkot) FAJI Medan periode 2025/2029, sekaligus pembukaan Rafting Fun Fest 2025 Piala Wali Kota Medan di Taman Cadika, Sabtu (20/9/2025).
Pelantikan yang diikuti 45 pengurus ini dipimpin langsung Ketum FAJI Sumut Dimas Tri Adji, yang turut dihadiri Sekum FAJI Sumut Erwin Reza Pahlevi, dan Kadispora Medan Tengku Chairuniza.
Dalam sambutannya, Aswindy mengucapkan selamat kepada pengurus FAJI Medan yang baru saja dilantik.
Ia berharap seluruh pengurus dapat menjalankan amanah ini dengan baik, sehingga FAJI kota Medan bisa menciptakan prestasi membanggakan baik di regional maupun nasional.
“Saya yakin FAJI di Kota Medan ini dibawah kepemimpinan Bang Fadli akan menjadi barometer prestasi di Sumatera Utara,” ungkap Aswindy Fachrizal.
Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Windy itu juga mengucapkan selamat bertanding kepada 25 tim yang tampil pada Rafting Fun Fest 2025 Piala Wali Kota Medan.
Menurutnya, event ini menjadi ajang yang baik dalam melahirkan atlet berprestasi untuk Kota Medan, terutama dalam menatap Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) tahun 2026 mendatang. Sehingga Kota Medan bisa menjadi juara umum dalam multi event olahraga empat tahunan di Sumut tersebut.
“Untuk even dalam waktu dekat ini ada Porkot, kita berharap dari Porkot ini akan lahir juga atlet-atlet kota Medan untuk persiapan Porprovsu. Kita berharap Medan bisa menjadi juara umum di Porprovsu tahun depan,” ujarnya.
Senada dengan Aswindy, Ketum FAJI Sumut Dimas Tri Adji berharap Kepengurusan Pengkot FAJI Medan periode 2025/2029 bisa menjalankan roda organisasi dengan baik. Apalagi saat ini, FAJI Medan merupakan barometer pembinaan maupun prestasi di Sumut.
Prestasi ini dibuktikan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 lalu. Dimana cabor arung jeram Sumut sukses menempati posisi 3 Nasional dengan perolehan 8 medali, yakni 2 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Di mana, ada 5 atlet arung jeram Medan yang berkontribusi besar dalam raihan prestasi Sumut pada pesta olahraga terbesar di tanah air ini.
“Saya kira ini untuk menjadi catatan torehan, bahwasanya beban kita atau yang mau kita capai ke depan tidak kaleng-kaleng. Jadi pembinaan di Medan kami mempercayakan kepada teman-teman di FAJI kota Medan,” ujarnya.
Untuk itu, ia meminta pengkot FAJI Medan agar bisa menjalankan roda organisasi ini dengan baik. Terutama dalam menjalankan 4 pilar yang dimiliki, seperti Keolahragaan, Kebencanaan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup.
Terpisah, Kadispora Medan, Tengku Chairuniza mengingatkan olahraga arung jeram bukan sekadar olahraga semata. Menurutnya, arung jeram banyak mengajarkan nilai hidup mulai dari keberanian, kerjasama, dan kepemimpinan.
Untuk itu, ia berharap pengkot FAJI Medan bisa menjalankan tanggungjawab tersebut dengan baik.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dengan kebersamaan dan dedikasi yang tinggi demi memajukan arung jeram di kota Medan. Karena semua ini sangat relevan untuk membangun generasi muda yang tangguh dan disiplin,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan arung jeram yang dikemas dalam pelantikan Pengkot FAJI Medan ini. Menurutnya, kejuaraan seperti ini memang sangat dibutuhkan dalam peningkatan pembinaan maupun prestasi.
“Kejuaraan ini tidak hanya untuk ajang pembinaan dan prestasi, tetapi juga untuk memperkenalkan potensi wisata olahraga air di kota Medan dan Sumatera Utara. Saya berharap kegiatan ini mampu menarik minat masyarakat memperkuat Sport tourism serta memberikan dampak positif bagi warga sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketum FAJI Medan Muhammad Fadli mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Ia berkomitmen kedepannya akan terus berupaya memajukan arung jeram dan melahirkan atlet-atlet berbakat.
Meskipun, diakuinya hal ini butuh dukungan dari stakeholder mulai dari klub, KONI, hingga Pemerintah Daerah.
“Kejuaraan hari ini bisa memunculkan bibit-bibit atlet baru di bidang arung jeram. Dan buat para klub juga mohon saya ingatkan ke depannya bisa membuat regenerasi program-program yang bisa menurun ke sekolah-sekolah, jadi bibit organisasi itu bisa muncul ke permukaan,” ucapnya.
Ia juga mengatakan akan menjalankan 4 pilar arung jeram dengan baik.
“Mudah-mudahan ke depan kita bisa mengkolaborasikan empat pilar ini dalam semua kegiatan dalam event FAJI Medan,” pungkasnya.P06


















