PAKPAK BHARAT(Portibi DNP): Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pakpak Bharat, Drs. H. Syafrizal Bancin, MM., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim tingkat Kabupaten Pakpak Bharat pada Kamis (15/52025.) Kegiatan sosialisasi di Aula Kantor Kemenag Pakpak Bharat dan diikuti oleh 32 Majelis Taklim se Kabupaten Pakpak Bharat.
Dalam arahannya, Syafrizal mengungkapkan apresiasi yang mendalam kepada para peserta yang hadir serta pihak penyelenggara, khususnya Seksi Bimas Islam Kemenag Pakpak Bharat.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun kegiatan ini dilaksanakan secara sederhana karena efisiensi anggaran, semangat untuk memperkuat peran Majelis Taklim tetap tinggi dan patut diapresiasi.
Baca juga: Jadi Topik Sat Binmas Polres Pakpak Bharat Lakukan Sosialisasi Melalui Radio Rapa FM.Mudik
“Walaupun anggarannya kecil tapi penuh dengan makna. Itulah harapan kita, bahwa kegiatan ini betul-betul menyentuh dan ada feedback kepada peserta dan masyarakat,” ungkap Syafrizal dalam sambutannya.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim. Aturan tersebut mengatur pengelolaan dan pengembangan Majelis Taklim sebagai bagian penting dalam pembinaan umat Islam, khususnya di tingkat akar rumput.
Lebih jauh, Syafrizal menekankan bahwa penguatan kelembagaan Majelis Taklim memiliki nilai strategis. Ia menyebut bahwa sejak masa Rasulullah SAW, Majelis Taklim telah menjadi pusat pendidikan umat Islam, berperan dalam membentuk karakter, memperkuat keimanan, serta menjadi media konsolidasi sosial umat.
“Majelis Taklim harus menjadi ruang untuk mendekatkan umat dengan agamanya, dan agama dengan umatnya. Itu adalah tujuan luhur yang harus kita capai bersama,” tegas Syafrizal.
Selain itu, ia juga mendorong agar Majelis Taklim tidak hanya fokus pada kegiatan membaca Iqra’ atau Al-Qur’an saja, melainkan juga memperluas cakupan kegiatan. Menurutnya, perlu ada inovasi dan kreativitas dalam menyampaikan materi, seperti diskusi bersama, penyampaian kisah-kisah nabi, hingga dialog keagamaan yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Dengan kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbentuk sinergi dan pemahaman yang lebih kuat antar pengurus Majelis Taklim se-Kabupaten Pakpak Bharat, sehingga peran serta fungsi Majelis Taklim dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan umat di daerah tersebut.ST




















