Ketua BKM, Imam dan Muazin Akan Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan Oleh Pemko Medan

MEDAN (Portibi DNP) : Sebagai bentuk kepedulian Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, seluruh Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Imam dan Muazin di kota Medan akan diikutsertakan kedalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat kepesertaan Ketua BKM, Imam dan Muazin sekota Medan pada BPJS Ketenagakerjaan yang diadakan di kantor Wali Kota Medan, Selasa (23/7/2024).

Rapat yang dipimpin Wali Kota Medan, Bobby Nasution diwakili Pj Sekda Kota Medan, Topan Obaja Putra Ginting itu dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Illyan Chandra Simbolon, Kepala Dinas Sosial, Khoiruddin dan para Camat serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan.

Dalam rapat tersebut Topan menyampaikan Wali Kota Medan, telah menginstruksikan agar Ketua BKM, Imam dan Muazin di Masjid maupun Musholla mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk menindaklanjuti instruksi tersebut Topan memerintahkan kepada seluruh Camat agar melakukan pendataan terhadap Ketua BKM, Imam dan Muazin di wilayah kerjanya masing-masing.

“Tolong dilakukan pendataan dengan benar jangan sampai ada yang terlewatkan ataupun data double,”kata Topan.

Topan menyebutkan langkah yang dilakukan Wali kota Medan, tersebut sejalan dengan semangat Kota Medan menuju Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ).

“Pada prinsipnya pak Wali Kota ingin seluruh Ketua BKM, Imam dan Muazin yang sesuai kriteria harus tercover BPJS Ketenagakerjaan,”sebut Topan.

Nantinya bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini akan diberikan kepada Ketua BKM, Imam dan Muazin yang memang belum menerima bantuan sama sekali dari Pemko Medan dan akan mendapatkan dua manfaat sekaligus yakni Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

 

Terkini

Paling Banyak Komentar