Tahun 2023, Sudah 7.000 Sertifikat PTSL Dibagikan, Bobby Nasution Siap Gebuk Jajarannya Jika Terlibat Mafia Tanah 

MEDAN (Portibi DNP) : Rona bahagia terpancar dari wajah masyarakat Jalan Bersama, Kecamatan Medan Tembung ketika menerima Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diserahkan langsung Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto, Senin (18/12/2023).

Saat menyerahkan Sertifikat PTSL tersebut, Bobby Nasution pun menyapa dan berbincang sejenak dengan masyarakat yang terlihat begitu antusias menyambut kedatangannya yang juga bersama Pj Gubernur Sumut Hassanudin.

Dikatakan Bobby, ada sebanyak 7.000 Sertifikat PTSL yang dibagikan untuk Kota Medan di tahun ini. Sedangkan total bidang tanah yang terselesaikan, imbuhnya, sebesar 400.000 bidang tanah. Atas dasar itu, Bobby menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian ATR/BPN.

“Kami (Pemko Medan) mengucapkan terimakasih kepada Kementerian ATR/BPN termasuk ke Bapak Menteri yang hari ini sudah menyerahkan langsung sertifikat PTSL yang menjadi program Bapak Presiden kepada masyarakat kita,” kata Bobby.

Disinggung mengenai penanganan mafia tanah di Kota Medan, Bobby berpesan agar unsur pemerintahan untuk tidak ikut terlibat didalamnya. Kemudian, imbuhnya, pemerintah tentu bekerja sama dengan aparatur setempat.

“Saya sudah sampaikan dengan aparatur Pemko Medan mulai dari kepala lingkungan, lurah, camat dan jajaran ke atas jangan ikut-ikutan. Kalau ketahuan ikut-ikutan, sanksinya berat. Kita pesankan gebuk mafia tanahnya. Tapi, yang membantu mafia tanah ini juga, apalagi dari aparatur pemerintah kita gebuk juga,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menuturkan, target dari Kota Medan adalah 600.000 ribu bidang tanah. Sementara, yang sudah bersertifikat mencapai 400.000-an.

Artinya, sudah tercapai lebih dari 78 persen. “Targetnya, sebelum 2024 berakhir, Kota Medan sudah menjadi Kota Lengkap. Artinya, Kota Medan seluruhnya sudah terpetakan dan sudah terdata,” terang Hadi.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

 

Terkini

Paling Banyak Komentar