Pelalawan(Portibi DNP): Sejumlah ruas jalan di Pangkalan Kerinci, ibu kota Kabupaten Pelalawan, masih ditemukan dalam kondisi berlubang meski Pemerintah Daerah telah menyediakan pagu anggaran untuk perawatan rutin dan berkala. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.
Lubang dengan ukuran bervariasi tampak tersebar di beberapa titik. Menurut pantauan warga, kerusakan terparah terjadi pada ruas jalan yang sering dilalui kendaraan bertonase berat. Saat hujan turun, genangan air menutup lubang sehingga tidak terlihat jelas dari kejauhan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Sudah lama jalan ini rusak, tapi belum ada perbaikan. Kami khawatir kalau terus dibiarkan bisa menyebabkan kecelakaan,” ujar salah seorang warga Pangkalan Kerinci, (2/12/25).
Kerusakan jalan tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat yang beraktivitas setiap hari di pusat kota. Banyak pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan untuk menghindari lubang-lubang besar yang terdapat di sepanjang jalan utama.
Warga berharap, Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan perbaikan sebelum kondisi semakin memburuk dan menimbulkan korban. Pemerintah diminta untuk mempercepat realisasi perbaikan agar akses transportasi kembali aman dan lancar.
Pada saat ditemui Kabid Bina Marga Diruang kerjanya ,untuk mempertanyakan jalan berlubang di pangkalan kerinci,ianya menjawab kalau jalan yang berlubang besar tidak ada uangnya ,hanya ada untuk jalan berlubang ke il ,namun wartawan monitoring yang berlubang kecilpun masih banyak belum juga di perbaiki.ST




















