MEDAN(Portibi DNP): Viral sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang warga yang mendatangi sebuah rumah mewah di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan menuding adanya aktivitas dugaan peredaran narkotika jenis sabu mendapat perhatian dari Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Seftian.
Seftian meminta pihak kepolisian segera melakukan pemeriksaan untuk memastikan kebenaran informasi dalam video tersebut. Menurutnya, aparat penegak hukum harus turun langsung mengecek lokasi dan melakukan penyelidikan secara profesional.
“Polisi harus segera memastikan kebenaran video tersebut. Jangan sampai masyarakat hanya melihat informasi yang beredar tanpa ada kepastian hukum. Perlu dilakukan pemeriksaan, pengumpulan bukti, dan penyelidikan secara menyeluruh,” ujar Seftian, Rabu (24/6), di Medan.
Seftian menilai, apabila dugaan dalam video tersebut benar, maka kondisi itu merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan. Terlebih dalam video tersebut muncul dugaan bahwa aktivitas yang disebut sebagai lapak sabu berada di sekitar rumah pribadi yang diduga milik pihak yang dituding warga.
“Sangat mengerikan apabila benar ada dugaan aktivitas peredaran narkoba yang bisa berjalan dengan nyaman dan terbuka seperti itu. Ini menjadi alarm serius bagi aparat penegak hukum karena narkoba adalah ancaman besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya.
Namun demikian, Seftian menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan tidak boleh hanya berdasarkan tudingan di media sosial.
Ia juga meminta apabila diperlukan Mabes Polri ikut turun langsung untuk memastikan penanganan kasus tersebut berjalan objektif dan serius.
“Bila memang diperlukan, Mabes Polri harus turun ke lokasi untuk memastikan persoalan ini ditangani dengan serius. Pemberantasan narkoba merupakan salah satu pesan penting Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa,” tegasnya.
Seftian berharap kepolisian dapat segera memberikan kepastian kepada masyarakat terkait kebenaran video viral tersebut. Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan kerja bersama antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan karena merasa ada aktivitas narkoba yang dibiarkan. Jika terbukti ada pelanggaran hukum, harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.SF
















