TEBING TINGGI (Portibi DNP): Warga Lingkungan I Kelurahan Satria Kecamatan Padang hilir Resah karna Oknum R diduga pernah menikah tapu tak pernah tau kapan bercerainya malah tinggal dengan laki laki pengangguran sampai memiliki anak laki laki.
Hal tersebut dijabarkan warga lingk I tepatnya dibelakang bakso toib kelurahan satria padang hilir kita sebut saja P dan In kepada media Portibi Senin,(27/4) dini hari mengatakan kalau R dan pasangan zinahnya itu dan anak anak nya sering buat rusuh dan meneror neror kami.
Itu R itu sebut P menjelaskan almarhum ayahnya aja tak tau ntah kapan dia menikah sama laki laki itu, karena ayah si R itu pada saat R ketauan mencuri sesuatu milik alm.Ayah nya pada saat itu lagi berkelahi dan ribut ,pada saat itu pernah alm ayah nya si R ini mengatakan kalau ia aja tak permah tau kalau anaknya R yang berjenis kelamin perempuan ini menikah dengan laki laki yang tinggal serumah dengan nya.
Kepolisian diminta untuk memeriksa kepala lingkungan I agar tahu kejadian yang sebenarnya yang dilakukan R pelaku zinah itu sampai memiliki anak.
R itu perempuan yang memiliki 2 anak laki laki tapi setau kami pernah menikah pas orang tuanya hidup dan memiliki 1 anak laki laki, tapi dengan pria yang sekarang tinggal dengannya juga memiliki 1 anak gak tau kami apa dia nikah atau tidak namun pas kami tanya kepada kepling dengan nada enteng kepling menjawab udah nikah dia pas ayah nya hidup, da n pada saat R ditanya beliau mengatakan kalau mereka nikah sirih, berarti R itu tidak bercerai secara hukum maka nikah siri, sedangkan nikah siri tidak dibenarkan keabsahan hukumnya atau melanggar pasal 279 KUHP dan pasal 402 UU.No.1 Tahun 2023.
Kami minta kepada pihak pemerintah melalui kelurahan atau pihak kecamatan agar mengusir R pelaku zinah sampai memiliki anak itu, karna kami takut tuhan memberi bencana apabila membiarkan manusia seperti itu dikota ini.anak laki laki dari pernikahannya itu sifat dan kelakuan dan status yang tidak sekolah lagi sangat kotor kalau berbicara dan keluar mengintipi dan melempari seng rumah kami.
Pihak kepolisiam dan pemko tebing tinggi hendaknya mengusir R dan pasangan zinahnya keluarga nya agar pergi dari kota tebing tinggi.IH



















