Asahan (Portibi DNP): Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2006, Senin 27/04/2026) yang bertempat di halaman Kantor Bupati Asahan Pukul 08.00 WIB.
Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke XXX Tahun 2026 dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P.
Terlihat apel berlangsung dengan tertib dan khidmat yang diikuti oleh jajaran Forkopimda, ASN, dan peserta apel lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan nasional Hari Otonomi Daerah yang setiap tahun diperingati sebagai bentuk evaluasi dan penguatan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Turut Hadir dalam peringatan Hari Otonomi Daerah Ke XXX Tahun 2026 antara lain: Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP, Wakapolres Asahan, Selamat Riayadi, S.H., S.I.K., M.H, Perwakilan Dandim 0208 Asahan, Perwakilan Kajari Asahan, Kasi Datun Dr. RM Yusuf Trisnajaya, S.H., M.H, Mewakili Danlanal Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, M.Kn, Para Asisten, Staf Ahli, OPD, dan serta para peserta apel.
Dalam amanatnya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang dibacakan oleh Wakil Bupati Asahan mengatakan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Otonomi daerah disebut sebagai instrumen penting dalam, Pemerataan pembangunan, Peningkatan pelayanan publik dan Peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tema tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, menekankan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.” Fokuslangkah strategis yang ditekankan antara lain: Sinkronisasi perencanaan dan penganggaran pusat dan daerah, Reformasi birokrasi berbasis hasil (outcomes) dan digitalisasi, Penguatan kemandirian fiskal daerah, Kolaborasi antar daerah, Fokus pada pelayanan dasar dan pengentasan ketimpangan,” ujar Wakil Bupati Asahan.
Wakil Bupati Asahan juga menambahkan Penguatan stabilitas dan ketahanan daerah.
Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk menghadapi tantangan global seperti Ketahanan pangan, Stabilitas ekonomi, Perubahan iklim, Perkembangan teknologi dan upaya konkret yang perlu dilakukan meliputi: Mewujudkan swasembada pangan melalui penguatan regulasi, SDM, dan distribusi, Mewujudkan swasembada energi dengan diversifikasi dan efisiensi Pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan,Mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi, Pengembangan kewirausahaan Penekanan Efisiensi Anggaran.
Dalam pidato tersebut juga ditekankan pentingnya efisiensi anggaran sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.
” Kegiatan dilaksanakan secara sederhana dan tidak berlebihan Optimalisasi sumber daya yang ada Anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Menghindari pemborosan yang tidak berdampak langsung,” ujar Wakil Bupati Asahan mengakhiri sambutan Menteri Dalam Negeri. AR



















