Medan(Portibi DNP): Gerombolan orang dengan sengaja menyerang THM New Zone yang berlokasi di Jl. Kolonel Sugiono, Mangkubumi Medan. Diketahui bahwa Penyerangan tersebut dilakukan oleh Mantan Narapidana Bernama Ari Gomok. Diketahui bahwa Ari Gomok merupakan Residivis Mantan Narapidana Kasus Begal.
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (03/09/2025) dinihari sekitar pukul 03.30 WIB. Kejadian bermula ketika Ari Gomok dkk mendatangi lokasi THM New Zone tepatnya di Pelataran Parkir THM New Zone dan melakukan aksi pengiayaan dengan cara melemparkan klewang ke arah Manajer THM, Anthony. Mengakibatkan tangan Anthony terluka karena menangkis lemparan klewang tersebut.
Kejadian bermula sejak Selasa dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, kawanan Ari Gomok mendatangi THM tepatnya warung disebelahnya kemudian salah satu teman Ari Gomok masuk ke dalam THM dan kemudian keluar lagi yang disusul oleh salah satu security THM tersebut dikarenakan teman Ari Gomok tersebut melakukan Pemukulan terhadap Pengunjung dan kemudian dirinya mengancam Security dengan Sajam dan hal itu membuat Manajer untuk melerai namun diintimidasi oleh kawanan Ari Gomok.
Oleh karenanya pihak dari THM melaporkan kejadian tersebut karena telah melakukan tindak pidana penganiayaan hingga adanya korban. Serta pihak THM juga merasa resah karena selalu berulang terjadi tindak Penganiayaan yang dilakukan oleh Pihak Ari Gomok Dkk.
“Saya ingin melerai namun kita justru diserang, kita merasa keberatan karena sudah berulang kali melakukan tindak kekerasan seperti ini. Saya juga jadi korban selain itu anggota yang bekerja juga diintimidasi,” ucap Anthony.
Dirinya juga kembali diserang hingga Kamis Pagi sekitar jam 06.00 WIB, pihak THM diserang Ari Gomok Dkk dengan 4 Mobil serta 20 Sepeda Motor.
“Saya sudah laporkan penyerangan tersebut, karena sudah menimbulkan korban dan juga sampai Kamis Pagi sampai jam 6 juga diserang oleh 4 Mobil sama 20 kereta.” Pungkas Anthony yang biasa disapa Aan.
Diakhir Anthony Memohon pada Polrestabes Medan agar kasus ini menjadi atensi karena dinilai menimbulkan korban akibat tindakan Premanisme tersebut. Juga dirinya memohon agar para pelaku segera ditangkap agar tidak menimbulkan korban-korban lain lagi karena tindakan tersebut mengarah pada ancaman pembunuhan.
“Saya Memohon kepada Polrestabes Medan memberikan atensi atas kejadian ini, agar tindakan Premanisme yang seperti ini tidak terjadi lagi hingga menimbulkan korban-korban yang lain, tindakan tersebut sudah mengarah pada ancaman pembunuhan,” tutupnya.SF

























