MEDAN (Portibi DNP) : Sampai hari Pemerintah Kota (Pemko) Medan cukup serius dalam mengelola persampahan, terbukti Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution sampai terbang ke negara Belanda guna mencari tahu bagaimana sampah ini bisa menjadi energi baru.
Hal ini dikatakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan dari Fraksi Partai Golkar M.Rizki Nugraha SE saat Sosialisasi ke VIII Tahun 2023 Produk Hukum Daerah, Perda No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan (Pada Kegiatan Peningkatan Kapasitas-Sub Kegiatan Publikasi Dewan), di Jalan Rawa Cangkuk No 23 Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai Minggu (27/8/2023).
“Karena jika sampah-sampah ini dikelola secara baik bisa menjadi energi baru, bisa menjadi pupuk yang manfaatnya tentu bisa dirasakan masyarakat,”kata Rizki.
Untuk itu anggota dewan yang duduk di Komisi III ini mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga perilaku, sebab perilaku masyarakat akan dapat mempengaruhi Kota Medan bisa bebas dari sampah.
Hanya saja problemnya sampai saat ini adalah masalah armada pengangkut sampah itu sendiri yang sangat kurang memadai, seperti mobil dan becak sampah, sampai kepada tenaga kerjanya, sebut anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Medan Denai, Medan Area, Medan Kota dan Medan Amplas tersebut.
Guna mengatasi masalah armada yang kurang memadai tersebut kata Rizki, faksinya sudah pernah mengusulkan agar menaikkan anggaran persampahan, sehingga bisa menambah armada seperti becak yang memang sangat dibutuhkan untuk mengangkut sampah-sampah yang berada di dalam gang.”Mudah-mudahan usulan tersebut bisa diterima Pemko Medan sehingga masalah persampahan di kota ini bisa terselesaikan,” ungkap Rizki
Mewakili Camat Medan Denai Fahruddin Majrul dalam sambutannya mengatakan, sampai hari Pemko Medan terus menggalakkan masalah kebersihan, karena ini merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan.
Guna menyahuti hal tersebut, kata Fahruddin, Pemerintah Kecamatan Medan Denai juga ada membuat program yang diberi nama pesad
(Pelayanan Cepat Sampah Denai)
“Jadi bapak-ibu jika ada menemukan tumpukan sampah yang belum diangkut sampai dua hari bisa menghubungi nomor layanan pengaduan sampah melalui WhatsApp 081264661596, dan nanti petugas kami akan segera mengambil sampah yang ada di tempat bapak- ibu tersebut,”ungkapnya
Sementara itu mewakili Lurah Tegal Sari Mandala III, J.Purba mengimbau masyarakat agar tetap sama-sama menjaga permasalahan sampah ini.
“Kami bersama pak lurah dan kepala lingkungan setiap hari sabtu selalu gotong royong untuk membersihkan sampah, agar lingkungan kita senantiasa tetap bersih,” tandasnya.
Karena meskipun berbagai upaya telah dilakukan, namun sampai hari ini persoalan sampah masih selalu menjadi kendala, karenanya kepada masyarakat diimbau untuk sama menjaga kebersihan, sebut J.Purba.
Mewakili Dinas Lingkungan Hidup Indra Utama mengajak masyarakat masyarakat memanfaatkan sampah menjadi nilai yang berguna.Dia mengajak masyarakat untuk pelatihan pengelolaan sampah secara gratis.
Dalam sosialisasi Perda No 6 tahun 2015 yang dihadiri ratusan warga Dapil IV tersebut, Rizki Nugraha juga banyak menerima pertanyaan, saran dan masukan dari konstituennya.
Seperti Juliana, warga Jalan Jermal 11 Kecamatan Medan Denai ini mempertanyakan, apa mobil sampah cuma satu sehingga sampah hanya dikutip sebulan sekali.
Asmui Lubis, kenapa sampah ini begitu lama sampah diangkat, bagaimana kesigapan pihak kelurahan mengatasinya.
Sementara M.Tajudin mengusulkan pengadaan tong sampah, sehingga sampah tidak menumpuk di jalanan
Sedangkan Irwansyah mengatakan, sampah merupakan problem yang sangat meresahkan, sementara kesadaran masyarakat sangat rendah, untuk itu perlu dibuat aturan tegas yang membuat efek jera bagi pihak yang melanggarnya.P06




















