Satma AMPI Madina Soroti Dugaan PETI di Kota Nopan, Alat Berat Diduga Milik “Mr P” Parkir di Depan Masjid

 

Mandailing Natal(Portibi DNP): Bendahara Satuan Mahasiswa AMPI (Satma AMPI) Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Saleh, kembali menyoroti dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang disebut-sebut masih berlangsung di wilayah Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal.

Pernyataan ini disampaikan menyusul langkah tegas tim gabungan TNI-Polri yang sebelumnya menertibkan aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal dan Kecamatan Lingga Bayu pada Rabu (4/3/2026) dini hari.

Muhammad Saleh mengapresiasi tindakan aparat tersebut, namun menegaskan agar penegakan hukum dilakukan secara merata tanpa tebang pilih.

“Kami mendukung penuh penindakan PETI di Batang Natal dan Lingga Bayu. Namun jika memang ada dugaan aktivitas serupa di Kota Nopan, aparat juga harus turun dan memastikan kebenarannya,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, beredar dugaan bahwa alat berat yang dikaitkan dengan aktivitas tersebut diduga milik seseorang berinisial “Mr P”.

Bahkan disebut-sebut alat berat tersebut sempat terparkir di depan masjid saat masyarakat sedang melaksanakan ibadah tadarus di bulan Ramadan.

“Jika benar alat berat yang diduga milik inisial ‘Mr P’ itu diparkir di depan masjid saat warga sedang tadarusan, tentu hal ini sangat meresahkan dan tidak menghormati suasana ibadah. Kami meminta aparat menelusuri informasi ini secara profesional dan objektif,” ujar Saleh.

Ia menambahkan bahwa persoalan ini bukan hanya soal dugaan pelanggaran hukum, tetapi juga menyangkut etika sosial dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan.

“Jangan sampai ada kesan pembiaran. Jika tidak ada pelanggaran, sampaikan secara terbuka kepada publik. Tetapi jika ada, proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Satma AMPI Madina mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan pengecekan lapangan dan memastikan situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.

“Kami berharap hukum ditegakkan tanpa pandang bulu dan masyarakat tidak lagi dibuat resah oleh dugaan aktivitas yang bertentangan dengan aturan,” tutup Muhammad Saleh.MH

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar