Satma AMPI Madina Pertanyakan Mabes Polri : Diduga Toke PETI Batang Natal Muncul Sebagai ‘Pahlawan Banjir Pantai Barat’

 

 

Mandailing Natal(Portibi DNP):  Setelah penangkapan alat berat yang diduga terkait aktivitas PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di wilayah Batang Natal oleh tim Mabes Polri beberapa minggu lalu, kini publik kembali dihebohkan oleh kemunculan sosok yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas tersebut.

Di media sosial, sosok berinisial NSR

tertentu itu muncul dalam berbagai unggahan yang menampilkan dirinya sebagai “pahlawan” dan “dermawan” dalam penanganan banjir dan longsor yang melanda jalur lintas provinsi Pantai Barat. Fenomena ini memunculkan beragam reaksi dari masyarakat yang menilai adanya paradoks antara persoalan hukum yang belum selesai dengan upaya pencitraan di ruang digital.

Bendahara Satma AMPI Madina, Muhammad Saleh, memberikan respon tegas terkait fenomena ini.

“Kita semua masih ingat penindakan alat berat di Batang Natal oleh Mabes Polri. Belum selesai isu itu, masyarakat kini melihat munculnya sosok yang diduga terkait aktivitas tersebut tampil sebagai pahlawan di medsos. Ini menimbulkan banyak tanda tanya,” ujar Muhammad Saleh.

Ia menekankan bahwa penegakan hukum tidak boleh teralihkan oleh pencitraan publik.

“Satma AMPI Madina meminta aparat penegak hukum tetap fokus dan tidak silau dengan aktivitas di media sosial. Jika ada dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam PETI, proses hukum wajib berjalan sampai tuntas,” tegasnya.

Menurutnya, dampak kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal sangat nyata dirasakan masyarakat Mandailing Natal, termasuk banjir dan longsor yang kerap mengancam jalur lintas provinsi Pantai Barat.

“Banjir dan longsor itu bukan datang tiba-tiba. Masyarakat berhak melihat proses hukum berjalan secara adil dan transparan, bukan digeser oleh narasi pencitraan,” lanjutnya.

Muhammad Saleh menegaskan bahwa Satma AMPI Madina akan terus mengawal kasus-kasus dugaan PETI di Mandailing Natal dan memastikan bahwa aparat penegak hukum tidak memberikan ruang bagi praktik ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan rakyat.

“Kami dari Satma AMPI Madina berdiri di garis depan. Penegakan hukum harus tanpa tebang pilih. Siapa pun yang diduga terlibat, harus diproses sesuai aturan, tanpa pengecualian,” tutupnya.MH

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar