‎Santri Pesantren Darul Mursyid Raih Juara Umum III Olimpiade Sains Hardiknas 2026 ‎

 

‎Ket Fhoto : Santri Pesantren Darul Mursyid raih juara umum III Olimpiade Hardiknas 2026

‎TAPSEL (Portibi DNP): Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” yang berlokasi di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan kembali torehkan prestasi membanggakan pada lajang Olimpiade Sains Hardiknas (OSH) 2026 yang diselenggarakan di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) 24 Mei 2026

‎Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains Pesantren Darul Mursyid Arif Rahman Hakim, Kamis 04/06/2026 mengungkapkan bahwa olimpiade Hardiknas merupakan Olimpiade rutin tahunan dan dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Alhamdulillah para santri berhasil meraih Juara Umum III setelah bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan.

‎Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Pesantren Darul Mursyid dalam membina dan mengembangkan potensi akademik santri, khususnya di bidang sains. Berkat kerja keras, kedisiplinan, serta bimbingan intensif dari para guru dan pembina, para santri mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka hingga berhasil membawa pulang sejumlah prestasi. Ujarnya

‎Pesantren Darul Mursyid.berhasil meraih Juara Umum III, sekaligus membuktikan kualitas pendidikan dan pembinaan akademik yang terus berkembang. Pada kategori tingkat SMP, PDM meraih medali perunggu pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atas nama Haikal Tam Silalahi.

‎Lanjut Arif, sementara itu, pada tingkat SMA, para santri berhasil mengukir prestasi di berbagai bidang olimpiade:

‎Astronomi diraih oleh Farid Husain Saragih (medali emas), Zikri Aditya ( Medali Perunggu). Bidang studi biologi diraih oleh Lutfhi Hazmi Manzerang (medali emas), Shazia Dima Saragih (medali perak), Najwa Febrija (medali perak), Yusri Waldi Hasibuan (medali perak). Pada bidang studi Ekonomi diraih oleh Rafa Gading Tanjung (medali perak) Agil Soloon ,(medali Perak), Zaki Hadinata (medali perunggu),  Bintang Arya (medali perunggu), Atika Ayu (medali perunggu). Pada bidang studi Geografi diraih oleh  Surya Abdillah (medali perak). Pada bidang studi Komputer diraih oleh Akmal Dwi Riski (medali perak), bidang studi Kebumian diraih oleh Ikbal Mulia (medali perak), Radinal Habib (medali perak), Ibnu Alfarizi (medali perak). Cindy Adelia (medali perunggu),  M. Afif Naufal (medali perunggu), pada bidang studi Fisika diraih oleh Nayla Afifah (medali perunggu). Pencapaian ini menjadi bukti bahwa santri Pesantren Darul Mursyid tidak hanya unggul dalam pembinaan karakter dan keagamaan, tetapi juga mampu berprestasi di bidang sains dan akademik pada tingkat kompetisi yang bergengsi.

‎Direktur Pesantren Darul Mursyid Drs Yusri Lubis menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta, guru pembimbing, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berinovasi, dan mengharumkan nama pesantren di berbagai ajang kompetisi. “Selamat kepada seluruh peraih medali dan keluarga besar Pesantren Darul Mursyid atas raihan Juara Umum III pada Olimpiade Hardiknas. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang.

‎Terpisah, Ja’far Syahbudin Ritonga sebagai Ketua Pembina Pesantren Darul Mursyid, ia juga sekaligus sebagai Wakil Bupati Tapanuli Selatan juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berjuang mengharumkan nama pesantren. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari semangat belajar yang tinggi serta dukungan semua pihak yang terus mendorong terciptanya budaya prestasi di lingkungan pesantren.

‎“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berinovasi, dan berkompetisi secara sehat. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” ujarnya.

‎Selain menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pesantren Darul Mursyid.”  prestasi ini juga menunjukkan bahwa santri mampu bersaing dan berprestasi dalam bidang sains tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar pendidikan pesantren,” ungkap alumni S3 USM Malaysia itu.ril

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar