Roma Uli Silalahi : Pelayanan Kesehatan di Kota Medan Masih Buruk, Harus Ditangani Lebih Serius

MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Fraksi Partai Hanura-PKB, Roma Uli Silalahi menilai, pelayanan kesehatan di Kota Medan masih buruk, kondisi ini akan semakin buruk jika tidak ditangani secara serius.

Hal ini disampaikan Roma Uli setelah pihak banyak menerima pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan buruk pada sistem kesehatan di Kota Medan, dimana di Puskesmas Pembantu sering dokter tidak berada di tempat.

“Sampai hari ini kita masih selalu mendangar keluhan masyarakat terkait pelayanan buruk sistem pelayanan kesehatan, dimana di Puskesmas pembantu sering dokter tidak berada di tempat,”ungkap Roma Uli Silalahi, Salasa (23/9/2025).

Begitu juga pelayanan di Rumah Sakit pemerintah seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi dan Bachtiar Djafar. Terkesan masih saja tenaga medisnya tidak ramah terhadap pasien.

“Tentu saja, ke depan kami khawatir kondisi itu semakin parah bila tidak diantisipasi dengan melakukan berbagaininovasi,” sebut Roma Uli.

Disebutkan, dengan alokasi belanja pada Dinas Kesehatan Kota Medan sebesar Rp 1.2 Triliun atau sebesar sekitar 17 % dari total belanja APBD Pemko Medan Tahun 2026, Roma Uli menilai sudah mampu meningkatkan pelayanan kesehatan lebih prima.

“Asal Dinas Kesehatan mampu melakukan kebijakan penggunaan anggaran dengan skala prioritas,” ungkap Roma Uli yang juga seorang tenaga medis tersebut.

Untuk itu, Roma Uli pun mempertanyakan, program apa saja yang akan dilakukan Dinas Kesehatan pada tahun 2026 mendatang.

Sejalan dengan itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini sangat berharap pelayanan kesehatan semakin membaik dan tidak membedakan pasien berdasarkan status sosial dan ekonomi.

“Kesehatan merupakan urusan wajib yang ditangani Pemerintah dan urusan ini berhubungan langsung dengan hajat hidup masyarakat Kota Medan. Maka itu dinilai sangat penting pelayanan yang prima,” paparnya.

Selain kesehatan, Roma Uli juga menyoroti program “zero lampu padam” yang digagas oleh Wali Kota Medan bertujuan untuk mengatasi masalah lampu jalan yang banyak rusak dan mati.

Padahal, Pemko Medan berupaya meningkatkan keamanan sementara program zero lampu padam belum terealisasi dengan baik.

Roma Uli menyebut masih banyak daerah di Kota Medan yang gelap gulita akibat lampu jalan yang rusak atau mati.

“Ini memicu tindak kriminal dan menyebabkan kecelakaan, begal yang intinya warga merasa tidak nyaman. Kami minta penjelasan apa yang akan dilakukan,” imbuhnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

 

Terkini

Paling Banyak Komentar