MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan H.Doli Indra Rangkuti SE menggelar Reses III Masa Sidang III Tahun Sidang 2024-2025, di Jalan Bersama Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung, Minggu (27/7/2025).
“Saya hadir di sini untuk menampung aspirasi masyarakat lewat pelaksanaan reses, sebab reses merupakan sarana menampung aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing, jadi bapak-ibu, silakan sampaikan apa yang menjadi keluhunnya, atau dapat ditulis dilembar aspirasi, nanti akan saya sampaikan ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan lewat sidang paripurna,” ujar Doli.
Dalam reses tersebut, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang duduk di Komisi III DPRD Medan ini pun banyak menerima keluhan masyarakat.
Diantaranya datang dari Sormi, warga Jalan Bersama Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung ini mengatakan saat ini anak sekolah tingkat SMA pulangnya pukul 16.00 Wib dari semula pukul 14.00 Wib.”Untuk itu kami berharap ada diberikan makan siangnya,” pinta Sormi.
Sebab kata Sormi dia harus bolak- balek ke sekolah untuk mengantarkan makan siang untuk anaknya yang sekolah di SMA.
Selain itu Sormi juga minta agar pemerintah segera menurunkan harga sembako, dimana saat ini harga beras cukup tinggi.
“Kami emak-emak sangat menjerit melihat harga besar yang semakin melambung tinggi,” keluhnya.
Sementara Nita warga Jalan Bersama Gang Tanjauan Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung menyampaikan masalah bantuan pendidikan, program Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Menjawab pertanyaan Sormi, anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) III Kota Medan Meliputi Kecamatan Medan Tembung, Medan Timur, Medan Perjuangan dan Medan Deli ini mengungkapkan, saat ini9 pemerintah pusat tengah menggulirkan program makan bergizi gratis (MBG).
Numun kata Doli, program ini masih seputar untuk sekolah negeri, belum masuk ke sekolah swasta, meski begitu Doli akan menyampaikannya ke Pemko Medan untuk diteruskan ke pemerintah provinsi.
Terkait mahalnya harga sembako, Doli mengatakan, selain ada campur tangan spekulan, juga merupakan persoalan nasional, ditambah Sumatera Utara (Sumut) saat ini sedang dilanda kemarau.
“Kalau sudah begini biasanya Pemko Medan menggelar operasi pasar, atau pasar murah, untuk itu nanti kita sampaikan ke Dinas Koperasi UKM, Perdangan dan Perindustrian Kota Medan untuk menggelar operasi pasar agar harga sembako ini bisa terkendali,”ungkap Doli.
Terkait program KIP, Doli menyarankan agar mengubungi Kepling atau kelurahan agar dimasukkan kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), karena KIP ini juga program nasional.P06




















