Asahan (Portibi DNP): Puluhan Driver Ojek Online Maxim Kisaran melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (23/06/2026) yang bertempat di Kantor Maxim Kisaran di Jl. Pelita, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut puluhan Driver Ojek Online Maxim Kisaran melalui Kordinator Aksi Supradani yang mewakili Rekan-rekan dari Driver Maxim Kisaran menyampaikan Enam (6) tuntuan yaitu :
1. Evaluasi Penyesuaian Tarif dan Potongan Komisi
2. Buka Jalur Komunikasi dan Layanan Pengaduan yang responsif
3. Transparansi sistem suspend dan PM (Putus Mitra)
4. Perlindungan Hukum dan Jaminan Keselamatan Kerja
5. Pembatasan Kuota dan Penertiban Pendaftaran Baru
6. Transparansi dan Pemerataan pembagian BHR (Bantuan Hari Raya).
Dan bukan itu saja selain ke Enam tuntutan tersebut ada tuntutan tambahan yang diutarakan Kordinator Aksi Supradani yang juga diutarakan puluhan Driver Ojek Online Maxim yang terlihat juga di Spanduk yang dibawa para Driver Ojek Online Maxim yaitu “Kami Meminta Kacab Maxim Kisaran Pak Ahmd Untuk Turun Dari Jabatannya Karena Tidak Becus Kinerja Serta Tidak Peduli Dengan Seluruh Driver Maxim Kisaran”.
Hal senada juga diungkapkan Ketua DPW BOSS (Barisan Ojol Saling Solid) Kabupaten Asahan Syamsul Bahri Koto menegaskan bahwa Kacab Maxim Kisaran untuk peduli dengan Driver Maxim Kisaran.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut turut dihadiri oleh Driver Maxim Asahan, Komunitas Naga Hitam dan Boss (Barisan Ojol Saling Solid).
Setelah melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Maxim Kisaran yang beralamat di Jl. Pelita, Kecamatan Kota Kisaran Timur puluhan Driver Ojek Online Maxim juga melakukan Long March ke Terminal Madya Kisaran dan melakukan aksi unjuk rasa damai dan setelah itu membubarkan dengan tertib. AR
















