Polsek Kualuh Hulu Tangkap 13 Kg Sabu

 

LABURA(Portibi DNP): Terungkap, ternyata pada subuh Senin 25 Agustus 2025, personel Polsek Kualuh Hulu menangkap 2 (dua) orang pria yang membawa sebanyak 13 kilogram narkotika diduga berjenis sabu-sabu yang rencananya akan dibawa ke Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Penangkapan ini terungkap berawal dari munculnya sebuah foto pada fitur story whatsapp milik Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Nelson Silalahi. Foto yang ditayangkan di story pada pukul 06.04 WIB di hari yang sama itu memuat gambar AKP Nelson Silalahi didampingi Kanit Reskrim, Ipda Ramadhan Hilal dan beberapa anggotanya sedang memegang belasan bungkusan diduga berisi sabu-sabu. Hanya beberapa detik usai diunggah, story itu kembali dihapus.

Penangkapan kasus narkoba yang tergolong besar ini, diduga memiliki kaitan dengan typing AKP Nelson Silalahi dalam group whatsapp Mitra Media Kualuh Hulu yang merupakan group whatsapp bersama dengan para wartawan yang bertugas di wilayah hukum Polsek Kualuh Hulu.

Di group itu, AKP Nelson Silalahi sempat terlihat menuliskan “ untuk ungkap kasus besar yang kami lakukan, mohon sabar ya akan rilisnya”. Kuat dugaan, typing ini memiliki hubungan dengan penangkapan 13 Kg sabu-sabu tersebut.

Sangat disayangkan, hingga 5 hari pasca penangkapan itu, Polsek Kualuh Hulu belum memberikan keterangan resmi. Informasi diperoleh Portibi DNP, 13 Kg barang haram itu sudah dibawa ke Mapolda Sumatera Utara.

Menelusuri kebenaran informasi ini, Portibi DNP sudah menyambangi Mapolsek Kualuh Hulu pada Kamis 28 Agustus 2025. Portibi DNP menemui seorang personil polisi yang turut berpose dalam foto itu. Ia tak menampik adanya penangkapan itu.

Sumber ini menyebut, dini hari itu mereka diminta oleh tim dari Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara untuk membantu penangkapan kedua orang yang diduga merupakan bagian dari jaringan sindikat narkoba antar provinsi tersebut. Atas koordinasi dengan Unit Lantas, akhirnya pelaku yang mengendarai minibus itu berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Kualuh Selatan. Katanya, usai ditangkap, kedua tersangka langsung diserahkan kepada tim dari Poldasu. Keduanya, kata sumber, adalah warga Kota Tanjung Balai, Asahan.

“ Iya, pagi itu setelah kita tangkap, langsung diserahkan ke tim yang dari Polda. Kurang tahu saya namanya, tapi mereka dipimpin seorang berpangkat Kompol. Kalau tak salah jabatannya Wakasubdit, “ papar sumber, sembari memohon agar namanya tidak dimuat dalam berita.

Sementara itu, Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Nelson Silalahi belum berhasil dimintai keterangan terkait penangkapan itu. Portibi DNP masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pejabat berwenang di Mapolda Sumatera Utara. (renz)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar