MANDAILING NATAL (Portibi DNP): Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2023 dan 2024 di Sekolah Dasar (SD) Negeri 401 Panyabungan dipertanyakan karena di duga banyak kejanggalan, Demikian disampaikan oleh Lembaga Peduli Muda Indonesia (LPMI) Kabupaten Mandailing Natal Ali Musa kepada wartawan di Panyabungan baru baru ini.
Ali Musa menjelaskan bahwa berdasarkan informasi bahwa guru komite di SD sesuai data tidak ada lagi sejak tahun 2023 dan tahun 2024 karena sudah lulus PPPK, namun di dalam penggunaan dana BOS oada tahun tersebut masih di tampung honor komite tahun 2022 tahap 2 sebesar Rp. 25.600.000, tahap 3 sebesar Rp. 12.800.000 dan 2023 sebesar Rp. 51.600.000.
“Untuk itu kita menduga dana BOS yang diperuntukkan untuk honor guru komite tersebut masuk ke kantong peribadi oknum Kepala Sekolah,” ujar Ali Musa.
Ditambahkan Ali Musa bahwa selain honor guru Komite, Kepala Sekolah SD 401 Panyabungan tersebut juga di duga menyelewengkan dana pengembangan Perpustakaan yang ada di tampung di Dana BOS tersebut.
“Berdasarkan data yang kita terima bahwa ada di tampung dalam Dana BOS dana pengembangan perpustakaan tahun 2022 tahap 2 sebesar Rp. 57.335.000, tahap 3 sebesar Rp. 34.991.0000. tahun 2023 tahap 1 Rp. 71.630.000, tahap 2 Rp. 73.079.500, namun kami mendapatkan informasi ada sejumlah buku yang tidak dibeli oleh oknum Kasek tersebut,” tegas Ali Musa.
Ali juga menjelaskan bahwa jumlah siswa diduga tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan tahun 2022 jumlah siswa 406 siswa, tahun 2023 sebanyak 470 siswa.
“Berdasarkan jumlah siswa yang ada di dapodik SD 401 Panyabungan tersebut dengan jumlah ruang kelas yang ada sangat tidak mungkin, sehingga kita menduga di sekolah tersebut ada siswa siluman,” sebut Ali.
Untuk itu kita sangat berharap kepada Bupati Mandailing Natal dan Kadis Pendidikan melakukan evaluasi terhadap Kasek SD 401 tersebut.
“Kita berharap kepada Kadis Pendidikan untuk dapat mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah tersebut, sehingga penggunaan dana BOS yang ada disekolah tersebut lebih Baik kedepannya,” akhiri Ali Musa.
Kepala SD 401 Panyabungan Zulfahmi yang dikonfirmasi terkait hal tersebut tidak memberikan jawaban apa apa sampai berita ini dikirimkan ke redaksi.MP





















