ilustrasi
TEBING TINGGI : (Portibi DNP) : Polres Tebing Tinggi Diminta sigap serta hukum seberat beratnya pelaku kasus pencurian milik oknum istri wartawan dengan modus anak anak sebagai pelakunya.
Hal tersebut terjadi dan dialami oleh seorang istri wartawan salah satu media on line baru baru ini hingga mengalami kerugian atas pencurian dengan modus pelaku nya adalah anak dibawah umur dan orang tua nya mengaku tidak tahu.
Ketika media Portibi Dnp Sabtu, (17/1) mengkonfirmasi Siska istri seorang wartawan dari media on line yang menjadi korban modus pencurian anak punk beralamat di jln.H.Ahmad billal, Ling I kelurahan Satria kecamatan Padang Hilir kota Tebing Tinggi mengatakan sejak Aseng yg berpenampilan bertato sekujur badannya seperti berandalan dan seorang pelaku pencuri nya yaitu anak laki laki nya dan seorang anak perempuan serta seorang perempuan dewasa dirumah kontrakan disamping beberapa rumah dari rumah korban.
” Korban siska menjelaskan kronologi kejadian pada saat itu saya pulang dengan menggunakan sepeda motor scopy dari urusan kerja diluar lalu sesampainya saya dirumah saya memarkirkan kereta saya dihalaman rumah saya karna pada saat itu kebelet buang air.
Seusai saya selesai dari toilet rumah saya, siska ingin mengambil dompetnya, namun begitu hendak diambil tiba tiba dompet saya hilang dari tempat yang saya letak dari kereta. Lalu saya keliling cari disekitaran halaman luar dan dalam rumah saya, ternyata tidak ada.lalu saya lemas, bingung, dan pada saat itu saya tak ingat melapor polisi.
Kelang beberapa hari dari kejadian hilangnya dompet saya datang orang yang ngontrak didekat rumah saya yaitu ayah dari pelaku pencuri dompet saya yang sering dipanggil aseng lalu mengatakan ingin mengambalikan dompet yang dicuri anaknya.
Beliau mengatakan dengan nada seakan bersalah, ingin mengembalikan dompet milik kalian ujarnya kepada korban yaitu siska dan suaminya ucok karena beberapa hari lalu dicuri oleh AR anak laki laki dari aseng.
“Bang kak ini “dompet yang dicuri anak laki laki saya Ar yang masih berstatus pelajar disekolah dasar menerangkan kalau dia tidak tahu cerita nya, lalu ayah pencuri itu meminta maaf seakan tak bersalah dan ingin menganti nya dengan cara yang tak diucapkannya.
Menanggapi pemberitaan yang menimpa istri wartawan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia kota tebing tinggi Andullah Sani Hasibuan ketika dikonfirmasi seputar kejadian hilangnya Dompet milik istri seorang wartawan didalam pekarangan rumah yang dicuri oleh seorang anak yang masih berpendidikan disekolah Dasar Sani mengatakan dengan tegas seharusnya ini dilaporkan kepada Polres Tebing Tinggi karna ini hal yang dianggap tak wajar anak yang masih duduk di Sekolah dasar sudah berani mengambil milik tetangga dan menghabiskan uang yang ada didalam dompet itu sampai habis dan orang tua pelaku yaitu anak dibawah umur itu tak tau.saya rasa ini modus.
Saya merasa aneh memang namun Saya harap siska istri dari rekan kita sesama insan pers harus nya melapor kepolisi, walaupun pelaku mengembalikan dompetnya dengan keadaan berisi atau tidak berisi, kita tetap harus melaporkan peristiwa ini kepolisi meskipun orang tua beliau datang meminta maaf serta mengembalikan dompet nya.
“Saya harap bagi seluruh insan pers yang ada didunia terkhusus disumatera utara yang telah membaca berita ini dapat membantu Siska istri dari rekan kita sesama wartawan karna hal seperti ini biasa nya modus kejahatan yang sering dan kerap terjadi.
Modus permainan yang sering dilakukan anak dibawah umur seperti ini bisa dipertanyakan, dan harus dibawah keranah hukum karna dianggap tak wajar. Masa anak kelas 3 ( Tiga ) SD (sekolah dasar) sudah berani mengambil milik orang lain dan menghabiskan seluruh isi dompet nya, yang kita tahu istri wartawan selaku korban itu seorang pengusaha dari cabang marketing soppie martin dan menganggsurkan produk porselen, berarti isi dompet nya banyak.
” saya rasa banyak uang didalam dompet itu. Karna siska istri rekan kita yang menjadi korban itu katanya baru ngutip uang angsurannya.
Lain hal nya dengan Panca Hsb adik kandung dari suami korban ketika diminta tanggapannya tentang Dompet kakak iparnya yang dicuri anak tingkatan kelas 3 sekolah dasar beliau mengatakan gk wajar dan ini modus yang saya duga ini sering dilakoni mereka.
Ini modus bg,saya duga ini permainan, karna kelakuan orang tua pelaku itu kurang baik, jadi saya akan bantu kakak saya agar melaporkan kembali kejadian ini kepihak kepolisian karna ini saya anggap pembodohan.
Bagi rekan Pers yang ada dikota tebing tinggi saya berharap sekali melalui berita ini agar rekan rekan sesama insan pers ikut memberitakan dan membantu kakak ipar saya sampai kasus ini kepihak yang berwajib.karna uang yang ada didalam dompet tsb beliau katakan itulah uang yang dikumpulinya dari hasil usaha mulai dari baru menikah sampai sekarang.IH





















