Kapolsek IPTU Ghulam Diuji, Anak Buahnya Tertangkap Curi Besi Rel PT. KAI

 

LABURA(Portibi DNP): Baru menjabat sekitar ± satu bulan sebagai Kapolsek Kualuh Hulu, IPTU Ghulam Yanuar Lufti, sudah diuji. Seorang anak buahnya, Aiptu DP, 47 tahun, ditangkap petugas dari Polres Asahan karena mencuri besi rel kereta api milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di Desa Ledong Barat, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, Sabtu 4 Februari 2023.

DP ditangkap bersama 3 orang lainnya, satu di antaranya merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) berpangkat sersan dua berinisial Sy, bertugas di Koramil 01 Aek Kanopan, Kodim 0209 Labuhanbatu. Sedangkan dua orang lainnya adalah masyarakat sipil, dengan inisial IP alias Iwan, 31 tahun, warga Desa Ledong Timur, dan DD seorang anak di bawah umur, 15 tahun, warga Dusun 9 Desa Londut, Kecamatan Kualuh Hulu.

Empat pelaku ini ditangkap personel Polsek Pulau Raja setelah menerima laporan dari Dedek Ramadhan Syahputra, petugas PT. KAI Wilayah Sumut III. Mendapat laporan, petugas Polsek Pulau Raja langsung turun ke lokasi dan mengamankan para pelaku.

“Langsung ke Polres sajalah, Pak, karena sudah kita serahkan ke sana. Nanti payah kalau saya yang memberikan keterangan, ” ujar Maralidang, Kapolsek Pulau Raja menjawab konfirmasi wartawan, Sabtu 4 Februari 2023.

Terpisah, ditemui di markasnya, Kapolsek Kualuh Hulu IPTU Ghulam Yanuar Lufti belum berkenan memberikan keterangan terkait keterlibatan anak buahnya.

“Belum bisa kita pastikan, masih kita telusuri apakah benar terlibat atau tidak. Nanti saja ya, ini mau ke Polres Asahan dulu, ” ujar Ghulam yang kemudian naik ke mobilnya.

Amatan Portibi DNP, pasca kejadian ini, situasi Mapolsek Kualuh Hulu tampak tak biasa. Sejumlah personil dari Seksi Propam Polres Labuhanbatu tampak berada di sana. Bahkan seseorang yang diyakini adalah perwira terlihat sempat menggelar apel di halaman Mapolsek.

Usai apel, perwira yang belakangan diketahui adalah Kanit Paminal itu langsung ditemui Portibi DNP dan menanyakan agenda kedatangan mereka ke Polsek Kualuh Hulu.

Sangat disayangkan, perwira yang mengaku bernama Ali itu terkesan berkelit dan mengalihkan pembicaraan. Ali mengaku kedatangan mereka ke Polsek Kualuh Hulu hanya merupakan agenda rutin, tak terkait dengan kejadian apapun. Padahal sebelumnya, dalam apel, Ali sempat terdengar menyinggung tentang penangkapan para pelaku pencuri besi rel tersebut. (NB)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…