Jadi Korban Fitnah dan Upaya Pemerasan, Roma Pardosi akan Lapor Polisi

 

LABURA(Portibi DNP): Roma Pardosi, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), akan melaporkan sejumlah pihak ke polisi. Laporan itu dilakukannya karena merasa sangat dirugikan setelah dituding melakukan perselingkuhan dengan cara memasukkan seorang pria ke dalam rumahnya.

Kepada Portibi DNP, Jumat 25 Juli 2025, saat ditemui di kediaman orangtuanya di Jl. Karya Aek Kanopan, Roma Pardosi menceritakan kejadian yang dialaminya. Memang malam itu, 11 Juli 2025, ia kedatangan tamu seorang pria yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya, yaitu Ricardo Siahaan, warga Desa Kuala Beringin.

Dijelaskan Roma, Ricardo Siahaan bekerja sebagai supir lintas antar daerah. Dalam perjalanan, karena merasa tidak sehat, Ricardo pun memutuskan turun di Aek Kanopan, dan berniat pulang ke Kuala Beringin untuk istrahat di rumah orangtuanya. Namun sebelum ke sana, ia menumpang menginap di rumah Roma Pardosi, sebelum melanjutkan perjalanan ke kampungnya keesokan harinya.

Masih kata Roma, saat dirinya sudah berada dalam kamar tidurnya, tiba-tiba rumahnya digedor-gedor dengan cara tidak biasa. Digedor seperti itu, Roma pun langsung bergegas dan membuka pintu. Saat pintu dibuka, di luar sudah banyak orang yang menunggu dan mencoba merangsek masuk.

Baca juga: Damai Rp. 10 Juta, KPAD Labura Pastikan 2 Satpol PP Pelaku Rudapaksa Diproses Hukum

Roma pun dihakimi dan dituding telah melakukan perselingkuhan dengan pria lain di dalam rumahnya. Merasa tudingan itu tidak benar, Roma pun memanggil Ricardo Siahaan keluar untuk memberikan penjelasan. Namun sekelompok orang itu tetap tak mempercayainya. Mereka keuhkeuh menuding Roma telah berselingkuh di dalam rumahnya.

Atas kejadian ini, Roma Pardosi merasa sangat dirugikan. Pasalnya, selain digerebek dan dituduh melakukan tindakan mesum di rumahnya, peristiwa itu telah menjadi konsumsi publik, karena sudah dimuat menjadi berita di sejumlah media online.

“ Saya sangat dirugikan. Saya akan menempuh jalan hukum dan membuat laporan ke polisi. Suami dan orangtua saya juga keberatan dan mendukung saya untuk mengambil langkah hukum, “ kata Roma, di hadapan ayahnya, Manahan Pardosi.

Untuk menguatkan dan mendukung Roma membuat laporan polisi, Manahan Pardosi dan suami Roma, Trimuda Denko Simangunsong, juga sudah membuat surat pernyataan yang menyebutkan bahwa Ricardo Siahaan adalah orang yang masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan mereka.

Ada pun pihak-pihak yang akan dilaporkan itu di antaranya adalah akun facebook Santoz Liem (diketahui milik Salim, seorang wartawan di Labura), wartawan media online Kabarberanda.com, wartawan metro-onenewsid, wartawan katakabar.com, wartawan Pikiran Rakyat Medan, dan akun facebook Citizen Jurnalisme Labura.

Selain fitnah dan pencemaran nama baik, Roma Pardosi juga mengalami upaya pemerasan dari seseorang mengaku sebagai pemimpin redaksi media online Kabar Beranda. Termasuk salah satu pemilik nomor whatsapp mengaku wartawan juga akan turut dilaporkan karena melakukan upaya pemerasan terhadapnya.renz

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar