Ihwan Ritonga Dukung Langkah Pemko Medan Tertibkan Kendaraan Parkir Dikawasan Terlarang

MEDAN (Portibi DNP) : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan H. Ihwan Ritonga, mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk terus melakukan penertiban parkir di kawasan terlarang di Kota Medan.

Sebab ia menilai, kesadaran pengendara di Kota Medan untuk memarkirkan kendaraannya secara tertib memang masih terbilang rendah.

“Itu sebabnya pelanggaran parkir di Kota Medan masih tinggi, kesadaran kita masih rendah. Kalau tidak ditertibkan, maka kondisi ini akan berlarut-larut, dan hal ini tidak boleh dibiarkan, selaku Pimpinan DPRD Medan, saya mendukung Pemko untuk terus melakukan penertiban parkir,” ucap Ihwan kepada wartawan, Senin (8/1/2024).

Terkait adanya pelaporan ke pihak kepolisian terhadap petugas Dishub Medan yang melakukan penertiban parkir di Jalan Sudirman simpang rumah dinas Gubernur Sumut, Ihwan mengaku menyayangkan sikap tersebut.

Pasalnya, apa yang dilakukan petugas Dishub Medan itu hanya sebatas menjalankan fungsi dan tugasnya, salah satunya memastikan tertibnya sistem parkir di Kota Medan.

“Seharusnya tidak perlu sampai ke ranah hukum. Kalau hanya soal pentil ban mobil, kan bisa diminta baik-baik, saya yakin pasti dikasih, tidak perlu marah-marah, itu akan memicu gesekan di lapangan. Apalagi sekarang sampai melapor ke polisi, saya fikir sikap itu terlalu jauh” ujarnya.

Ihwan pun bercerita saat mobilnya pernah diderek oleh petugas Dishub Medan ketika melanggar aturan parkir. Ketika itu, mobil yang dikendarai oleh sopirnya langsung diderek oleh mobil derek Dishub Medan tanpa ada diberikan imbauan ataupun peringatan terlebih dahulu.

“Mobil saya juga pernah diderek tanpa ada imbauan atau peringatan, tapi saya tidak marak ke Dishub, yang saya marahi justru sopir, kenapa dia parkir disitu. Untuk apalagi diperingatkan, toh sudah sama-sama tahu kalau disitu tidak boleh parkir, ya wajar kalau diderek” ungkapnya.

Ihwan pun menilai pemberian sanksi berupa penggembosan ban ataupun penderekan mobil yang terbukti melanggar aturan adalah hal yang biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan itu pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung Pemko Medan dalam menegakkan setiap peraturan yang ada, termasuk dalam hal penertiban parkir di Kota Medan.

Kemudian, Ihwan juga mengajak semua pihak untuk menjaga kondusifitas politik di Kota Medan dengan tidak mengkait-kaitkan semua yang terjadi dalam situasi politik saat ini.

“Pemberian sanksi itu biasa, tidak usah dipolitisir. Sebaliknya, kita harus mendukung langkah pemerintah dalam menegakkan peraturan agar tercipta Kota Medan yang lebih tertib,” pungkasnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar