Hampir 30 Tahun Aset Pemko Medan “Dikuasai” Pihak Lain, Robi Barus : Bagaimana Pertanggungjawabannya

 

MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Panitia Khusus (Pansus) Aset Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Robi Barus, menyebut hampir 30 tahun aset Pemerintah Kota (Pemko) Medan “dikuasai” pihak lain.

Bahkan, ia mengatakan aset berupa lahan sekitar 3 hektar yang berada di wilayah Kecamatan Medan Johor itu telah berdiri bangunan mewah.

Hal itu disampaikan, Robi Barus kepada wartawan di gedung dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (4/5/2026).

“Persoalan aset berupa lahan itu terungkap saat pembahasan Pansus dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, beberapa waktu lalu,” katanya.

Kondisi seperti itu, kata Robi, tidak tertutup kemungkinan juga terjadi di wilayah kecamatan lain di Kota Medan.

“Mungkin awalnya ini kelalaian, tapi lama kelamaan ini menjadi pembiaran. Bayangkan, sudah 6 periode kepemimpinan di Kota Medan, tapi di aset tersebut berdiri bangunan tanpa kontribusi ke kas Pemko Medan. Kok bisa selama itu, ini bagaimana pertanggungjawabannya,” tanyanya heran.

Anggota Komisi I itu tidak menampik aset-aset Pemko Medan, baik berupa bangunan dan gedung maupun lahan tidak terdokumentasi dengan baik.

Akibatnya, banyak aset Pemko Medan berpindah tangah kepada pihak lain tanpa memberikan kontribusi apapun ke Pemkot Medan.

“Makanya, pembahasan persoalan aset ini di tingkat Pansus agak lama, karena butuh pentabulasian data aset secara valid. Kita ingin aset-aset Pemko Medan terdata dan terdokumentasi dengan baik,” sebutnya.

Legislator dari Dapil I meliputi Kecamatan Medan Barat, Medan Helvetia, Medan Baru dan Medan Petisah itu juga tidak menampik kalau pencatatan aset Pemko Medan tidak terlalu baik, sehingga banyak bangunan gedung milik Pemko Medan berpindah tangan ke pihak lain.

Karena itu, sebut Robi, Pansus meminta Pemko Medan melalui OPD terkait untuk mengejar aset-aset yang dikuasai pihak lain. Sebab, hal itu sangat merugikan Pemko Medan sendiri.

“Setelah aset-aset tersebut kembali menjadi milik Pemko Medan, tentunya tidak ada keraguan bagi pihak yang ingin bekerjasama, karena asetnya jelas sudah terdata di lembaran negara,” ungkapnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar