LANGKAT (Portibi DNP) : Pembangunan Puskesmas, tahun 2025, di Desa Telagah, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), di tolak masyarakat.
Pasalnya, pembangunan Puskesmas tersebut diduga bermasalah, baik itu dari segi lokasi maupun proses administrasinya.
Menurut masyarakat, lokasi pembangunan Puskesmas juga berada di dekat jurang, jauh dari akses listrik, air dan dari permukiman masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga menduga adanya campur tangan Ketua DPRD Langkat dalam hal pembangunan Puskesmas tersebut.
Dimana, Ketua DPRD Langkat diduga melakukan intimidasi terhadap pemborong yang seharusnya mengerjakan pembangunan Puskesmas tersebut.
“Maka dari itu, kami selaku masyarakat minta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan atas pembangunan Puskesmas di Desa Telagah. Selain itu, kami juga meminta kepada pihak terkait untuk mencopot jabatan Kepala Desa (Kades) Telaga yang diduga telah melakukan kekeliruan dalam hal pengukuran arah dan batas tanah hibah untuk pembangunan Puskesmas tersebut,” kata perwakilan masyarakat Desa Telagah, yang enggan namanya ditulis, Minggu (07/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa, adapun dugaan kesalahan pada proses administrasi pembangunan Puskesmas di Desa Telagah adalah, adanya dugaan kesalahan pada penulisan surat atas nama DS.
Dimana, arah timur dan barat tertukar. “Padahal, tanah hibah dari MS, yang berada di tepi jalan lintas sudah disiapkan sebagai lokasi pembangunan Puskesmas. Namun, entah mengapa pembangunan Puskesmas ini malah berada di dekat jurang, akses listrik dan air tidak ada serta jauh dari permukiman masyarakat,” terangnya.
Oleh sebab itu, masyarakat pun berharap agar APH segera melakukan penyelidikan atas pembangunan Puskesmas di Desa Telagah.
Sementara, guna mengetahui benar atau tidaknya adanya dugaan campur tangan Ketua DPRD Langkat, Sribana Perangin-angin, dalam hal pembangunan Puskesmas di Desa Telagah, media ini mencoba melakukan konfirmasi lewat pesan WhatsApp, Minggu (07/12/2025).
Namun, hingga berita ini muat, belum juga ada jawaban dari Ketua DPRD Langkat, Sribana Perangin-angin.
Begitu pun dengan Kades Telagah. Hingga berita ini dimuat, media ini belum mendapat keterangan resmi dari Kades Desa Telagah. (Red/Tim)
















