BBM Langka di Kota Medan, Robi Barus Minta Pemko Tak Tinggal Diam

 

MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Robi Barus SE M.AP, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk tidak tinggal diam atas kelangkaan BBM di Kota Medan.

Pasalnya, kelangkaan BBM tidak hanya terjadi pada BBM bersubsidi seperti Bio Solar dan Pertalite, tetapi juga pada BBM non subsidi seperti Pertamax 92.

“Saat ini kelangkaan BBM di Medan tidak hanya terjadi pada BBM bersubsidi saja, tetapi BBM non subsidi seperti Pertamax 92 juga sudah mulai langka di sejumlah SPBU,”ujarnya Senin (13/7/2026).

Kondisi kelangkaan BBM di Kota Medan yang terjadi saat ini sudah sangat menyusahkan dan merugikan masyarakat, maka Pemko Medan tidak boleh tinggal diam,ucapnya.

Robi Barus pun meminta Pemko Medan untuk segera berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk mengetahui penyebab terjadinya kelangkaan BBM di Kota Medan.

“Masyarakat berhak untuk tahu, apa yang sebenarnya terjadi sehingga BBM di Kota Medan menjadi langka. Sampai kapan kondisi ini akan berlangsung, dan apa solusi yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Pemko Medan tidak boleh diam saja melihat situasi ini,” ujarnya.

Dijelaskan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan itu, Pemko Medan harus mendorong Pertamina untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM Subsidi dan Non Subsidi ke seluruh SPBU yang ada di Kota Medan.

Sebab bila kondisi kelangkaan BBM ini terus berlangsung, maka kerugian masyarakat akan semakin besar, baik kerugian secara materil maupun immateril.

“Sejak BBM langka di Kota Medan, ada berapa sopir angkot, driver ojol, dan masyarakat lainnya yang mengalami kerugian besar secara ekonomi. Transportasi itu adalah urat nadi perekonomian, sementara alat transportasi membutuhkan BBM untuk terus bergerak. Ini baru kerugian secara materil saja,” katanya.

Sementara secara immateril, Robi Barus menegaskan banyaknya masyarakat yang mengeluhkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan akibat antrean panjang kendaraan yang ingin mengisi BBM pada SPBU-SPBU di Kota Medan.

“Masyarakat juga mengeluhkan banyaknya waktu yang terbuang hanya untuk mengantre pengisian BBM. Kemacetan parah karena antrean di SPBU juga sangat menggangu pengguna jalan lainnya, ini semua harus menjadi perhatian Pemko Medan,” tegasnya.

Terkhusus masalah kemacatan akibat antrean BBM pada sejumlah SPBU, Robi Barus meminta Dinas Perhubungan Kota Medan untuk membantu kelancaran arus lalulintas.

“Jangan biarkan masyarakat yang sudah susah mendapatkan BBM jadi semakin susah karena tidak adanya petugas yang mengatur lalulintas saat kemacetan terjadi akibat antrean pengisian BBM di SPBU. Dishub Medan harusnya bisa mengambil peran dalam hal ini,” tutupnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar