Aksi Unjuk Rasa Berjalan Damai, PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kisaran Turunkan Ratusan Personel Security

 

Asahan (Portibi DNP): Demo Kelompok Penggarap lahan dan yang mengatasnamakan Satgas HKTI Asahan melakukan aksi unjuk rasa di pintu masuk atau akses utama Jalan menuju Kantor HRD PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kisaran, Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 14:30 Wib.

Tuntutan yang sama masih disuarakan Kelompok Tani/Penggarap beserta Satgas HKTI Asahan terkait tentang HGU PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk.

Kordinator Lapangan Zukifli Matondang menyampaikan dalam aksinya meminta PT. BSP untuk menunjukkan secara jelas SK HGU baik secara jelas, secara media dan secara cetak dan foto, kita hanya menyampaikan aspirasi mulai dari BPN Asahan, Kantor Bupati Asahan dan terakhir ke Kantor PT. BSP.

Masih menurut Kordinator Lapangan Zukifli Matondang mengatakan hasil dari BPN Asahan menyatakan sampai hari ini bahwasannya tidak ada SK HGU secara terdaftar dan resmi di Kabupaten Asahan, tadi melalui Bupati, karena pihak BSP mengatakan bahwasannya SK itu melalui Kementrian langsung kepada Bupati dan maka kitanya melalui Bupati Asahan yang di Wakili oleh Wakil Bupati Asahan Rianto untuk melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak terkait untuk mengklarifikasi apakah benar SK HGU dari Kementrian tersebut sudah sampai.

” untuk objek lahan yang tanpa HGU untuk keseluruhan HGU PT BSP yang ada di Asahan, hasil kordinasi kita bersama pihak BSP dan BPN bahwa keselurahan HGU PT. BSP sudah habis, sehingga kita ketahui hari ini PT. BSP memiliki 5700 Ha dari 18.000 Ha, karena ini sudah menjadi kesepakatan niat kami supaya ini tidak terpenuhi oleh syarat daripada melakukan SK Sertifikat HGU tersebut maka kami tetap akan melakukan action 14 hari kerja, kita sudah melakukan laporan tentang pengrusakan, baik gubuk atau tanaman sudah semua kita laporkan, kita tetap berpedoman SK 66 disitu sudah dinyatakan bahwasannya ada 148 Ha yang sudah keluar, adanya surat edaran Almarhum Risuddin tahun 2020 dan dilapis lagi oleh Bapak Surya Tahun 2022,” ujar Kordinator Aksi Zukifli Mantondang.

Mewakili Management PT. BSP yaitu Departement Sosial Security dan Partnership PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kisaran Alharis Nasution dalam konferensi persnya mengatakan bahwasanya hasil unjuk rasa hari ini adalah aksi damai, dimana para aliansi HKTI petani Kabupaten Asahan menyampaikan aspriasinya terkait ada rencana mereka melakukan tanam tumpang sari untuk anggota kelompok tani, kita mewakili pihak Management tetap kita tampung, sebagai warga negara berhak mengemukakan pendapat didepan umum, kita selaku Management aspirasi dari HKTI tetap kita tampung dan kita sampaikan management, jadi hari ini memang benar-benar kondusif, terima kasih juga kepada rekan-rekan media yang hari ini full datang dalam kegiatan unras, dimana harapan kami kepada media pemberitaan yang berimbang dan management pt bsp kami tidak menyangka benar- benar kondusif dan komunikasi kepada rekan-rekan baik media, tim polri, mitra-mitra kita diluar berjalan dengan baik, sehingga apa yang terjadi unras hari ini menyampaikan aspirasi tidak ada hal yang ditakutkan dengan pihak-pihak lain.

Masih menurut Departement Sosial Security dan Partnership PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kisaran Alharis Nasution menambahkan bahwa benar HGU PT. BSP sudah berakhir tetapi kita pihak Management sudah mengajukan proses perpanjangan, proses perpanjangan HGU sudah kita lalui, kita juga sudah mengikuti regulasi Pemerintah dan apa-apa saja syarat dan dokumen pembaharuan HGU yang ada di PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kisaran.

Aksi unjuk rasa dari Kelompok Tani atau Kelompok Penggarap dan HKTI Asahan berjalan lancar dan damai serta membubarkan diri dengan tertib. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar