Menguatkan Solidaritas, Zakat Infaq dan Sedekah Disalurkan untuk Mustahik Asahan

 

Asahan (Portibi DNP): Zakat adalah energi kebaikan yang mampu menghubungkan kepedulian dengan kebutuhan.

Ia bukan sekadar kewajiban, tetapi hadir sebagai instrumen keadilan sosial yang memberi harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang.

Di Kabupaten Asahan, semangat itu kembali diwujudkan melalui penyaluran Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Triwulan III Tahun 2025 oleh BAZNAS, dengan harapan mampu menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Pada kesempatan ini, Kamis (18/09/2025) bantuan disalurkan kepada 153 penerima dengan beragam kategori. Mulai dari guru mengaji, mahasiswa penyusun skripsi, marbot masjid, fakir miskin, korban kebakaran, mualaf, dan korban bencana alam, hingga program strategis seperti penanganan stunting, pembangunan masjid dan madrasah, serta beasiswa pendidikan jenjang S2 dan S3.

Penyaluran ini menunjukkan betapa zakat mampu menyentuh berbagai aspek kehidupan umat.

Kehadiran Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, M.AP., Rektor Universitas Asahan (UNA), Ketua MUI Kabupaten Asahan, serta para pembina BAZNAS Kabupaten Asahan menandai kuatnya dukungan lintas unsur terhadap pengelolaan zakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan, Ir. H. Ansa’ari Margolang, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat dan ASN Pemkab Asahan yang terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

Menurutnya, amanah tersebut akan dijaga dengan pengelolaan profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam arahannya, Bupati Asahan menegaskan pentingnya menyalurkan zakat tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.

Pesan ini sekaligus memperkuat rekam jejak keberhasilan beliau yang baru-baru ini dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Pembina BAZNAS Terbaik.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa komitmen Pemkab Asahan dalam mendukung tata kelola zakat yang amanah dan berdaya guna telah diakui secara nasional, serta semakin memotivasi seluruh elemen untuk memperkuat sinergi demi kesejahteraan masyarakat. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

 

Terkini

Paling Banyak Komentar