Ketum KONI Medan Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Meja antar PTM se-Kota Medan

 

MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Medan, Aswindy Fachrizal, SE menghadiri pembukaan Turnamen Tenis Meja antar PTM se-Kota Medan Triwulan II Tahun 2025 di GOR USU, Minggu (27/7/2025).

Turnamen yang diikuti 368 atlet dari 41 PTM ini dihadiri Ketum Pengprov PTMSI Sumut, Nanda Berdikari Batubara, Sekum KONI Medan Helty Susilo, dan perwakilan Kadispora Medan Yon Alfery.

Dalam sambutannya, Ketum KONI Medan, Aswindy menilai, turnamen ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat baik bagi para atlet. Melalui kejuaraan ini, katanya bisa menjadi barometer dalam melihat potensi para atlet.

“Mungkin event-event ini yang ditunggu-tunggu sama atlet, karena ini barometer prestasi, karena kalau tidak ada event, kita tidak bisa melihat prestasi atlet kedepannya,” katanya.

Ia berharap para peserta bisa terus semangat dalam latihan, sehingga bisa menjadi andalan kota Medan dalam event provinsi maupun nasional.

“Tetap semangat ,tetap berlatih, agar dapat bisa menjadi atlet berprestasi dan membanggakan kota Medan di provinsi maupun di nasional,” imbuhnya.

Ketum Pengprov PTMSI Sumut, Nanda Berdikari Batubara menyampaikan apresiasinya terhadap turnamen tersebut. Apalagi, turnamen kali ini digelar lebih besar dari sebelumnya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi turnamen kali ini diikuti oleh peserta yang begitu banyak dibandingkan dengan turnamen sebelumnya,” kata Nanda.

Kejuaraan yang rutin digelar Pengkot PTMSI Medan ini mempertandingkan 7 kategori yakni Tunggal Grade A, Tunggal Grade B, Tunggal Grade C, Tunggal Grade D, Ganda Divisi 11, Tunggal U-18 dan Tunggal Mahasiswa.

Nanda menilai bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana pembinaan atlet, sehingga kedepannya Kota Medan bisa menyumbangkan atlet untuk Provinsi Sumut.

“Semoga kedepannya lahir atlet-atlet tenis meja dari Kota Medan yang dapat berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nanda menyampaikan bahwa, dalam waktu dekat Pengprov PTMSI Sumut juga berencana akan menggelar kejuaraan tingkat daerah yang dapat diikuti petenis dari seluruh Kabupaten/Kota di Sumut. Dengan begitu, ia meminta seluruh petenis di Kota Medan bisa mempersiapkan diri, dan ikut serta dalam event tersebut.

“Oleh karena itu kepada para atlet dapat mempersiapkan diri untuk mendapatkan prestasi yang terbaik. Mari kita bahu-membahu untuk mengembangkan tenis meja di Sumatera Utara khususnya di kota Medan,” katanya.

Terpisah, Ketum Pengkot PTMSI Medan, H. Bustami Syam menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan event yang masuk dalam kalender rutin PTMSI Medan, dengan melibatkan PTM yang ada guna mewujudkan prestasi terbaik.

“Kita menyelenggarakan secara triwulan, setahun 4 kali. Kita mengharapkan semua PTM yang sekarang ini di seluruh kota Medan, untuk setiap triwulan itu bisa mengirimkan atletnya, atlet yang dikirim ini adalah tingkat U-18 mahasiswa dan paling penting juga seluruh anggota PTM,” jelasnya.

Pada turnamen kali ini, Bustami melihat bahwa peserta sangat antusias mengikuti event tersebut. Menurutnya, hal itu dampak dari seleksi Medan Juara yang digelar KONI Medan dan Popkot Medan yang digelar Dispora Medan. Sehingga para petenis meja di Kota Medan semakin termotivasi untuk terus bersaing menjadi yang terbaik.

“Saya melihat mereka bertambah bergairah, apalagi tadi mendengar akan ada kejuaraan Piala Walikota Cup, kemudian Pengprov akan menggelar kejuaraan. Jadi mereka semakin semangat,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap atlet bisa terus konsisten dalam latihan. Baginya, prestasi tidak akan datang tanpa perjuangan dalam latihan.

“Olahraga ini kuncinya sabar dan bersungguh-sungguh. Kalau sekarang kalah, besok mudah-mudahan bisa menang. Jadi kalau juara itu berlatih 8 jam, maka anda harus berlatih lebih dari 8 jam,” pungkasnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar