Dorong Pariwisata, Tim Dosen STMIK Royal Promosikan Pemandian Air Panas Teluk Sibayan dengan Push Notification berbasis PWA

Batu Bara (Portibi DNP): Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Asahan pada tahun 2007, menyimpan potensi besar dalam bidang panas bumi. Salah satu potensi ini hadir dalam bentuk Pemandian Air Panas “CITRA” Teluk Sibayan yang terletak di Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh.

Destinasi wisata yang resmi dikelola sejak tahun 2018 ini tidak berasal dari sumber gunung berapi seperti pemandian air panas lainnya, melainkan dari sumur artesis yang dibangun oleh Pemkab Batu Bara pada tahun 2017.

Meskipun memiliki lokasi terpencil dan akses jalan yang cukup menantang, pemandian ini sangat menarik minat pengunjung berkat air panas dengan tingkat pH 9 yang dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk penyakit kulit dan rematik.

Di bawah pengelolaan Citra Muliadi Bangun, S.E., pemandian ini telah dilengkapi berbagai fasilitas seperti mushola, area parkir, pondok untuk istirahat, serta gerai oleh-oleh khas Batu Bara. Keberadaan pemandian ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi bagi warga setempat, akan tetapi juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Meski demikian, informasi terkait destinasi wisata ini belum tersebar sangat luas, sebagian karena usia pemandian yang masih relatif baru dan dampak dari pandemi COVID-19 yang membatasi kunjungan wisatawan.

Berangkat dari sini dan melihat potensi ini, Tim Dosen STMIK Royal terlibat dalam program pengabdian masyarakat untuk mendukung promosi dan pengelolaan wisata Pemandian Air Panas Teluk Sibayan melalui pendekatan teknologi.

Tim Dosen yang terdiri dari 3 Dosen dimana Muhammad Iqbal, M.Kom selaku ketua dan selaku anggota Ibu Rohminatin, S.E., M.Ak dan Abdul Karim Syahputra, M.Kom, serta melibatkan 2 Mahasiswa Dalam kegiatan ini agar dapat mengaplikasikan konsep Merdeka Belajar Kurikulum Mandiri (MKBM) dalam praktek nyata dan dapat belajar tentang pengembangan strategi promosi wisata dan menerapkan keterampilan yang mereka pelajari dalam konteks pengembangan Progressive Web Apps (PWA) untuk industri pariwisata.

Tim Pengabdian mengidentifikasi beberapa masalah yang dihadapi oleh pengelola, di antaranya: Belum tersedianya sistem tiket berbasis digital, yang menyebabkan analitik pengunjung harus dilakukan secara manual melalui buku kunjungan, sehingga memakan waktu lebih lama dan kurang akurat.

Minimnya kunjungan wisatawan dari luar daerah, yang sebagian disebabkan oleh terbatasnya promosi secara digital.

Kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang terampil dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), terutama dalam hal pemanfaatan media sosial untuk promosi.

Sebagai solusinya, Tim Dosen STMIK Royal yang beranggotakan 3 orang dosen dan melibatkan 2 mahasiswa menawarkan beberapa langkah inovatif untuk mengatasi masalah tersebut:
Menyediakan aplikasi tiket berbasis digital, yang memungkinkan pengelolaan data pengunjung menjadi lebih cepat dan akurat, serta memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam melakukan reservasi.

Menggunakan media sosial sebagai sarana dokumentasi dan promosi, dengan memanfaatkan platform populer untuk menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah.

Membangun aplikasi smart tourism berbasis Progressive Web Apps (PWA) dengan fitur push-notifikasi, yang dapat memberikan informasi secara langsung kepada calon pengunjung terkait promosi, acara, atau penawaran khusus. Memberikan pelatihan kepada SDM setempat terkait penggunaan sistem smart tourism dan optimalisasi media sosial, guna meningkatkan keterampilan pengelolaan digital.

“Upaya ini diharapkan dapat membantu meningkatkan visibilitas Pemandian Air Panas Teluk Sibayan sebagai destinasi wisata, sekaligus memberikan solusi praktis yang mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Batu Bara” ujar ketua pengabdian Muhammad Iqbal.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui program pendampingan intensif kepada mitra. Kegiatan pertama adalah “Workshop: Pentingnya Promosi Wisata” yang dilaksanakan pada tanggal 21 September 2024, di lokasi Pemandian Air Panas bersama pemilik, Bapak Citra Muliadi Bangun, dan diikuti oleh 10 peserta dari staf pemandian.

Kegiatan kedua “Pelatihan: Penerapan Notifikasi sebagai Booster Marketing” yang berlangsung pada tanggal 28 September 2024.

Dalam kegiatan ini, selain pelatihan, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung terkait penggunaan aplikasi smart tourism dan implementasi fitur push-notification, sehingga mampu mengoperasikan teknologi tersebut secara mandiri sekaligus penyerahan alat/aplikasi.

Website yang dibangun melalui program ini juga dirancang untuk memberikan informasi secara langsung kepada calon pengunjung terkait promosi, acara, atau penawaran khusus yang dapat diakses melalui domain pemandiancitra.com dilengkapi dengan fitur push-notification yang diintegrasikan, setiap pembaruan terkait kegiatan pemandian atau promosi terbaru dapat dikirimkan langsung ke perangkat pengunjung, memastikan mereka selalu mendapatkan informasi terkini secara real-time.

Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi pengelolaan Pemandian Citra. Pertama, tim berhasil membuat akun media sosial Instagram dan Facebook dengan nama pengguna @sibayan.pemandian, yang diisi dengan berbagai postingan terkait aktivitas dan promosi mitra. Akun ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas pemandian secara online dan menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.

Selain itu, kegiatan pendampingan, workshop, dan pelatihan yang dilaksanakan juga membantu meningkatkan kapasitas SDM dalam mengelola promosi berbasis digital. Para peserta, terutama staf pemandian, kini memiliki keterampilan baru dalam menggunakan teknologi informasi, khususnya terkait dengan aplikasi yang dibangun.

Hasil lainnya adalah pembuatan aplikasi tiket berbasis web, yang memungkinkan pengelola untuk mengelola kunjungan secara lebih efektif, akurat, dan efisien. Terakhir, tim juga berhasil membangun aplikasi smart tourism berbasis Progressive Web Apps (PWA) yang dilengkapi dengan fitur push-notification, memberikan kemudahan bagi pengelola untuk berinteraksi langsung dengan calon pengunjung melalui promosi, acara, atau penawaran khusus. Keseluruhan hasil ini berdampak positif dalam memperkuat daya saing Pemandian Citra sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Batu Bara.

Pelaksanaan kegiatan PKM ini menggunakan pendekatan inovatif dengan memanfaatkan teknologi PWA dan push notification untuk meningkatkan pengunjung melalui promosi destinasi wisata pemandian air panas berbasis Smart Tourism yang interaktif. Pengguna dapat menerima informasi terbaru tentang promo, acara, dan pembaruan langsung melalui notifikasi. Sementara itu, fitur-fitur seperti galeri foto, deskripsi fasilitas, navigasi dan layanan bantuan juga disediakan untuk memperkaya pengalaman wisata.

Strategi ini akan menghasilkan peningkatan kunjungan ke pemandian air panas Teluk Sibayan Batubara, mendukung pengembangan pariwisata lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Tim Dosen STMIK Royal mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi – KEMDIKBUDRISTEK atas dukugan serta pendanaan yang telah diberikan dalam pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar