MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dedy Aksyari Nasution ST menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Medan Medan Denai, Medan Area, Medan Kota dan Medan Amplas yang merupakan dapilnya lewat pelaksanaan reses 1 Tahun Anggaran (TA) 2024, di Jalan Raya Menteng Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, Minggu (21/1/2024).
“Reses bukan hanya sekadar serimoni, tapi merupakan momen yang sangat penting, karena apa yang terjadi di masyarakat merupakan tanggungjawab kami selaku wakil rakyat untuk merealisasikannya,”ujar Dedy.
Dedy memberikan contoh, pada tahun 2020 dirinya hadir di Kecamatan Medan Amplas, ketika itu masyarakat disana
berharap agar bisa terbebas dari banjir, sebab daerah itu merupakan rawan bencana.
Kalau sudah hujan tiba genangan airnya bisa mencapai dada orang dewasa, jadi rumah-rumah disana seperti rumah panggung dan itulah yang mereka resahkan, kata dihadapan ratusan konstituennya tersebut.

“Lalu mereka minta kepada saya bagaimana solusinya agar masalah tersebut dapat diselesaikan, sebab sudah bertahun-tahun hal tersebut rasakan,
jadi melalui kegiatan reses seperti ini saya teruskan ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan,”ungkap Dedy.
Alhamdulillah kata Dedy, satu tahun kemudian dibangun aliran drainase yang diarahkan ke Sungai Amplas. Dan alhamdullilah kini masyarakat disana sudah terbebas dari banjir, itulah yang bisa kami lakukan untuk masyarakat.
Sebab kata Dedy, tidak semua persoalan yang dihadapi masyarakat maupun harapan-harapan masyarakat bisa diselesaikan, karena disamping kemampuan dewan juga punya keterbatasan.
Untuk itu Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengajak masyarakat bekerjasama, dan saling berkolaborasi, semoga apa yang diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik dan benar.

Dalam reses tersebut Dedy Aksyari Nasution yang juga Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Medan ini menerima sejumlah keluhan dari konstituennya
Seperti yang disampaikan Penasehat Pandawa Kecamatan Medan Denai Imran, warga Jalan Pelajar Ujung Gang Baru Lingkunngan I8 ini mempertanyakan masalah drainase, dimana Kelurahan Binjai ini sering kali banjir jika turun hujan.
“Hampir secara keseluruhan di Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai ini terjadi banjir jika turun hujan, sebab air dari Kecamatan Medan Kota mengalir ke Kelurahan Binjai, atau parit sulang saling, sehingga jika turun air melimpah ke Jalan Pelajar,”ungkap Imran.
Untuk itu dia minta kepada Anggota DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution untuk mencarikan solusinya, sehingga masyarakat tidak lagi merasakan banjir jika hujan turun.

Lainnya dengan Ferawati. Warga Jalan Bromo Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai ini mempertanyakan masalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. “Bagaimana caranya agar BPJS Kesehatan tersebut tepat sasaran di masyarakat secara gratis,”tanya ibu rumahtangga ini.
Menjawab keluhan Imran tentang drainase di Jalan Pelajar Kelurahan Binjai, Dedy Aksyari yang duduk di Komisi IV DPRD Medan ini mengatakan, Pemko Medan saat ini tengah melakukan perbaikan, agar drainase terkoneksi.
“Dan kita akan terus memantau perkembangan pembangunannya, kalau hasilnya efektif bisa dilanjutkan kembali, jika tidak kita akan minta Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar mengkoreksi ulang.
Menanggapi pertanyaan Ferawati soal BPJS Kesehatan gratis, Dedy Aksyari Nasution mengatakan saat ini kuota BPJS Kesehatan gratis sudah habis, Kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI)
yang biaya ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan sudah berakhir.

“Tapi bapak ibu jangan cemas dan khawatir karena Pemko Medan telah meluncurkan program berobat gratis lewat Universal Health Coverage (UHC), dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bapak-ibu bisa berobat gratis di rumah sakit yang ada di Kota Medan,”terang Dedy.
Namun pastikan kalau bapak-ibu telah memilki KTP yang terkoneksi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), jika masih ada warga yang belum memiliki KTP, Dedy dan tim siap membantunya.
Pertanyaan lain datang dari Tanjung, warga Gang Benteng Kelurahan Binjai ini mengeluhkan soal lampu jalan, dimana di lingkungan tempat tinggalnya ada sekitar 12 titik yang belum memiliki lampu jalan
Menjawab itu Dedy Aksyari minta kepada Kepala Lingkungan (Kepling) untuk mendata ulang seberapa banyak yang tidak memiliki lampu jalan. “Selanjut serahkan ke kita untuk diteruskan ke dinas terkait,”jelas Dedy.P06















