Silaturahmi Dengan Petugas Kebersihan di Lingkungan Pemprov Sumut, Edy Rahmayadi Ingatkan Pentingnya Kejujuran dan Kekompakan

FOTO:  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri acara  Ramadan Berbagi 1444 H di Halaman Masjid Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Minggu (9/4).  (DISKOMINFO SUMUT)

 

MEDAN (Portibi DNP): Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan  tentang pentingnya menjaga kejujuran dan kekompakan di dalam bekerja. Karena jujur merupakan salah satu sikap yang harus dimiliki oleh setiap orang dalam beraktivitas dan bekerja.

 

“Kita harus mempraktekkan kejujuran dalam bekerja, misal yang bukan miliknya jangan diambil, pasti anda sering menghadapi itu, ada ketinggalan barang. Tapi  dengan ketakwaan, kekuatan iman, kekompakan dan kejujuran, menjadikan tempat kerja anda aman dan nyaman bagi siapapun yang datang,”  ucap Edy Rahmayadi pada acara  Ramadan Berbagi 1444 H di Halaman Masjid Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Minggu (9/4)

 

Selain itu, Edy juga mengatakan, apapun profesi pekerjaaan yang dilakukan saat ini harus menghargainya, dan itu pastinya sebuah pekerjaan yang halal tentunya.

 

“Lakukan tugas dengan baik, kalian dibawah bukan kalian hina, saya diatas bukan juga mulia, kalian adalah orang penting dalam lingkungan ini,” ujar Edy Rahmayadi.

 

Hadir Kepala OPD Sumut, Ustaz Hendri Purnama, Qori Ahmad Muhajir dan seribuan petugas kebersihan di lingkungan Pemprov Sumut.

 

Ustaz Hendri Purnama yang memberikan tausiah menjelang berbuka puasa menyampaikan, profesi petugas kebersihan adalah tugas mulia. Karena tidak semua orang bisa melakukan.

” Tugas Bapak/Ibu ini mulia, tidak saja kebersihan diri sendiri, tapi kebersihan orang banyak Bapak/Ibu terlibat. Allah cinta kepada orang-orang yang membersihkan  diri,” jelasnya.

 

Selain melakukan tugas-tugas pekerjaan, Ustaz mengingatkan untuk tidak lupa menunaikan ibadah salat. P08

 

 

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar