Pelaku KDRT yang Tewaskan Ayah Kandung dan Lukai Adik di Teluk Meranti di Tangkap Polsek Meranti

 

 

Pelalawan(Portibi DNP): Polsek Teluk Meranti Polres Pelalawan menangkap seorang pria terduga pelaku kekerasan fisik dalam rumah tangga yang mengakibatkan ayah kandungnya meninggal dunia dan adiknya luka-luka, Kamis (15/10/ 2026) sekira pukul 18.00 WIB.

Adapun kejadian di rumah korban, Parit Mega RT 001 RW 006 Kelurahan Teluk Meranti, Kec. Teluk Meranti, Kab. Pelalawan. Waktu kejadian Kamis 15 Oktober 2026 sekira pukul 17.30 WIB.

Korban Legimin (Alm), ayah pelaku, meninggal dunia dan Andika, adik pelaku, mengalami luka lebam pada wajah. Kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Teluk Meranti.

Pelaku S alias Su, 42 tahun, laki-laki, alamat Parit Mega Kelurahan Teluk Meranti. Pelaku telah diamankan di Mako Polsek Teluk Meranti.

Kronologis kejadian bermula ketika personel piket Polsek Teluk Meranti mendapat informasi adanya tindak kekerasan di Parit Mega. Kemudian Bhabinkamtibmas Kelurahan Teluk Meranti Aipda H. Simanjuntak menghubungi tetangga korban Sdr. Sup untuk mengecek keadaan korban.

Tidak lama kemudian didapati foto dari D S yang menunjukkan kedua korban terbaring di tanah sekitar rumah. Unit Reskrim Polsek Teluk Meranti langsung bergerak ke TKP dan menangkap pelaku.

Pelaku diduga memukul ayah dan adiknya menggunakan kayu hingga sang ayah meninggal dunia. Setibanya di Puskesmas, ayah pelaku dinyatakan meninggal dunia dan adiknya mengalami luka.

Kapolsek Teluk Meranti Ipda Vicki Rizky, SH menyampaikan, pelaku ditangkap di sekitar TKP dan sudah kami amankan. Kami akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif dan mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku secara hukum.TS

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar