TEBING TINGGI (Portibi DNP) : Seputar pemberitaan Tanah milik Pemerintah Kota Tebing Tinggi dijalan H.Ahmad Bilall Lingk.1 Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir Kota Setempat, Keluarga Resedivis Narkoba yang menghuni tanah tersebut meneror dan mengikut ngikuti wartawan.
Hal tersebut dikatakan Seorang wartawan terbitan Medan Selasa, (5/5) dini hari kita sebut aja P kepada awak media kalau dirinya beberapa hari terakhir diikut ikuti oleh keluarga Resedivis narkoba yang menghuni tanah pemerintah tersebut.
Beliau menjelaskan kalau keluarga Resedivis Narkoba itu mengikut ngikuti nya dari belakang dan menjerit jerit memfitnah wartawan tersebut sewaktu ingin melakukan peliputan.
“Mereka itu mengikut ngikuti saya dari belakang sewaktu saya mengenderai sepeda motor,dan pelaku nya ada perempuan yang berambut pirang dan laki laki juga mengendarai sepeda motor sampai saya melintas didepan polres Tebing Tinggi yang saya tahu kalau mereka itu anak dari Resedivis Narkoba yang menempati tanah pemerintah itu sampai tanah tersebut tidak didata oleh pemko Tebing Tinggi.
Saya berprofesi sebagai seorang wartawan merasa terancam akibat ulah n perbuatan yang keluarga resedivis narkoba itu lakukan dan ada juga keluarga diduga tak bercerai hukum namun menikah ikut memata matai saya dari rumah tempat saya tinggal.
” Pihak kepolisian khususnya Kapolda Sumut dan Kapolres Tebing Tinggi diharapkan menyelidiki kejadian yang menimpa wartawan itu dan mengusut tuntas tanah milik Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang tidak terdata dan ada apa dibalik ini semua,” Pinta P kepada awak media. IH.




















